Berita Bireuen
Rumah Cekgu Terbakar Saat Subuh, Dapur Hangus, Bagian Depan Selamat, Begini Kondisi sekarang
Lokasi rumah milik pasangan guru atau cekgu yang terbakar ini berjarak sekitar 2 kilometer arah utara Keude Matanggeulumpang Dua, Bireuen.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM - Satu unit rumah permanen milik Abdurrahman (60), seorang guru SDN Alue Udeng, Peusangan dan istrinya bernama Roslaini (55), juga guru SMAN 1 Muara Batu, Aceh Utara di Dusun Teungoh, Desa Pante Piyeu, Kecamatan Peusangan, Bireuen terbakar sekitar pukul 06.45 WIB, Minggu (9/8/2020).
Lokasi rumah milik pasangan guru atau cekgu yang terbakar ini berjarak sekitar 2 kilometer arah
utara Keude Matanggeulumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Bireuen.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran Subuh tadi. Namun, rumah bagian belakang atau rumah lama yang dijadikan dapur ludes terbakar, sedangkan bagian depan rumah selamat. Hanya saja, bagian dalam seperti pintu dan loteng ikut rusak.
Informasi diperoleh Serambinews.com, saat itu pemilik rumah Roslaini baru pulang dari masjid melaksanakan Shalat Subuh berjamaah.
Setiba di rumah, ada anaknya yang hendak membakar ikan di bagian dapur. Beberapa saat kemudian, terjadi kebakaran.
Melihat api muncul di bagian belakang rumah, sejumlah warga segera membantu
memadamkan api, kemudian melaporkan ke pemadam kebakaran (damkar) Bireuen.
Dua unit mobil damkar dari Bireuen dan satu unit dari Kutablang tiba di lokasi untuk melakukan
pemadaman.
Sejumlah barang dalam rumah di bagian depan berhasil diselamatkan ke luar,mulai dari lemari, pakaian, dan sejumlah barang berharga lainnya.
Amatan Serambinews.com di lokasi kejadian tadi pagi, petugas damkar masih berusaha
memadamkan api di bagian belakang rumah yang sudah ludes terbakar.
Sementara bagian dalam disiram agar api tidak meluas. Usaha memadamkan api
bersama warga itu berhasil mencegah seluruh rumah hangus.
Alhasil, kondisi sekarang rumah utama atau bagian depan selamat dari musibah tersebut, kecuali ada sejumlah bagian dalam seperti loteng dan pintu yang sempat ikut terbakar.
Sejumlah anggota Polsek, dan Koramil Peusangan, serta anggota Damkar, bersama masyarakat, bahu membahu ikut membantu menjinakkan 'si jago merah'.
Murdani selaku Komandan Regu Damkar dari Kutablang didampingi anggota Damkar dari Bireuen kepada Serambinews.com, Minggu (9/8/2020), mengatakan, mereka mendapat informasi kebakaran itu dari anggota damkar via radio, kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
Murdani menerangkan, kondisi rumah bagian belakang ludes terbakar atau tinggal dinding beton saja, dengan bagian atas beserta jendela hangus.
Belum diketahui kronologis kejadian yang menyebabkan rumah milik dua orang guru yang ditempati bersama empat anaknya tersebut terbakar di kala Subuh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-guru.jpg)