Breaking News:

Berita Aceh Utara

Mantan Narapidana Teroris di Aceh Utara Harapkan Perhatian Pemerintah Daerah

Mukhtar berharap Pemkab Lhokseumawe dan Aceh Utara mencontoh apa yang dilakukan oleh Pemerintah Purwakarta dalam membimbing mantan Napiter.

For Serambinews.com
Mukhtar 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Perlawanan terhadap ekstremisme dan terorisme di Indonesia tidak bisa dipusatkan hanya di Jakarta saja.

Seharusnya Pemerintah Aceh khususnya di daerah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe harus mampu menyediakan program yang sesuai, meskipun tidak ada panduan dan instruksi khusus dari Pemerintah Pusat.

Salah satu Mantan Narapida Teroris di Aceh Utara, Mukhtar alias Tgk Tar, kepada Serambinews.com, Senin (10/8/2020) mengakui dirinya pernah terekam jejak kasus teror di Aceh pada tahun 2009.

Kini setelah bebas dirinya beserta sesama mantan Napiter telah menekuni bidang pertanian yaitu budidaya pepaya Calina atau California di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Saya dapat mencontohkan satu daerah Purwakarta, satu kota di Jawa Barat, telah menjadi contoh yang baik tentang bagaimana mereintegrasi bekas narapidana teroris di Indonesia ke masyarakat. Pemerintah daerah di Purwakarta mampu menyediakan program yang sesuai, meskipun tidak ada panduan dan instruksi khusus dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Mukhtar berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Pemerintah Purwakarta melakukan bimbingan terhadap para Mantan Napiter.

"Harapan saya agar Kadis Pertanian dapat meluangkan waktu untuk bertemu dengan Kami, mendengarkan keluh kesana Kami," harapnya.

Selama ini, lanjutnya, hanya BNPT Pusat dan Kodim Aceh Utara yang memperhatikan para Mantan Napiter dengan melakukan pendampingan dan bantuan seadanya.

"Semoga kedepan Pemerintah Daerah lebih peduli terhadap kami," tutupnya.

Sementara itu secara terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Mukhtar SP menilai, keberadaan mantan napi terorisme (napiter) yang telah kembali ke masyarakat setelah menyelesaikan masa hukumannya dan kini telah mengembangkan bidang pertanian yaitu menanam Pepaya California.

Dirinya siap membantu para mantan Napiter itu, dalam mengembangkan budidaya Pepaya Calina atau California.

“Pada prinsiapnya pemerintah siap membantu, dan nanti kita jadwalkan pertemuan dengan mereka para mantan Narapidana Teroris. Kita akan tanyakan apa selama ini yang akan menajdi kendala dalam usaha mereka,” pungkasnya.(*)

Pesawat Air Indian Express Jatuh dan Patah Jadi Dua Bagian, Isi Black Box Mulai Diselidiki

Almarhum Kadis Diduga Terpapar Covid, Pelayanan Disdukcapil Pidie Ditutup 2 Hari, Pegawai Diskrining

Wanita, Ini 7 Produk Kecantikan Khusus Bibir yang Wajib Ada dalam Tas Make-up

Taifo Mahmud, Sosok Disapora Indonesia yang Pernah Tinggal di Langsa Hingga Menjadi Profesor di AS

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved