Fenomena Langka
Merinding! Ada Penampakan Awan Raksasa, Nagan Raya dan Aceh Barat Sempat Gelap! Ini Penjelasan BMKG
Dikatakannya, awan ini mengakibatkan dampak yang cukup berbahaya seperti hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat, hujan es dan lain-lain.
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Fenomena alam awan hitam panjang, Senin (10/8/2020) pagi sekira pukul 09.00 WIB menyelimuti langit pantai barat meliputi Aceh Barat dan Nagan Raya.
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Stasiun Metorologi di Nagan Raya menyatakan, fenomena alam tersebut awan arcus.
Di Nagan Raya, fenomena alam awan arcus sempat direkam oleh sejumlah warga karena jarang saja terjadi.
Apalagi terlihat awan yang cukup panjang menyelimuti langit membuat suasana bertambah gelap.
Namun sekitar setengah jam kemudian, angin kencang datang disertai hujan lebat.
Pihak BPBD Nagan Raya mengaku sejauh ini belum ada laporan kerusakan dampak angin kencang.
"Hanya pohon yang ada tumbang di Ujong Fatihah," kata Agus Salim, tim Pusdalops BPBD Nagan Raya.
• Resmikan 9 Ruangan Khusus Penyakit Infeksi, Sekda Aceh: Tetap Semangat, Apa pun akan Kita Berikan
• Aceh Dipuji, Seluruh Desa Sudah Berlistrik, Ada Gangguan Lapor ke 123
• Abuya Amran Waly Resmikan Gapura Tauhid Sufi di Meulaboh
Sementara itu, prakirawan BMKG Nagan Raya, Rezky P Hartiwi dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, fenomena alam tersebut merupakan awan arcus.
"Ini termasuk dalam kategori awan Arcus. Awan ini memang tergolong awan rendah dengan single level," kata Rezky.
Dikatakannya, awan ini mengakibatkan dampak yang cukup berbahaya seperti hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat, hujan es dan lain-lain.
Awan arcus tidak terpantau oleh alat di BMKG sebab muncul tiba-tiba dan kembali hilang sekitar 2 jam kemudian.
"Laporan yang kami terima ada 2 daerah yang terlihat di Aceh Barat dan Nagan Raya," kata Rezky.
Disebut shelf clouds
Awan seperti ini juga dikenal dengan nama shelf clouds.