Polda Siagakan Polwan di Masjid
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, menyiagakan puluhan polisi wanita (Polwan) setiap hari Jumat
* Setiap Pelaksanaan Shalat Jumat
BANDA ACEH - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, menyiagakan puluhan polisi wanita (Polwan) setiap hari Jumat, di masjid-masjid yang dipadati jamaah serta kendaraan. Para Polwan Ditlantas Polda Aceh tersebut akan mengatur lalu lintas sekaligus menjaga kendaraan para jamaah yang sedang menunaikan ibadah shalat Jumat.
Ide tersebut dicetus oleh Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani SIK MH, yang sudah memulai program tersebut, Jumat, 7 Agustus 2020. Tujuan penempatan para Polwan Ditlantas di masjid-masjid yang ramai jamaahnya tersebut, untuk mencegah dan meminimalisir aksi kriminalitas, salah satunya pencurian sepeda motor jamaah yang sedang melaksanakan shalat Jumat.
"Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat, para jamaah masjid yang sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat. Insya Allah, program akan terus berlanjut," kata Kombes Dicky yang dihubungi Serambi, Minggu (9/8/2020).
Menurut mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut, pihaknya menaruh keprihatinan terhadap beberapa kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa masyarakat saat sedang melaksanakan shalat Jumat.
"Selain memberikan rasa aman dan nyaman agar para jamaah tenang saat melaksanakan shalat Jumat, penempatan personel Polwan Ditlantas yang disiagakan juga bertujuan untuk mengatur kelancaran lalu lintas serta mengatur kendaraan para jamaah agar diparkir lebih tertata dan teratur," terang Dirlantas Polda Aceh ini.
Di samping itu, para Polwan Ditlantas Polda Aceh yang ditempatkan di masjid-masjid di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar itu akan membantu warga menyeberang jalan, terutama anak-anak yang pergi melaksanakan shalat Jumat. "Personel Polwan Ditlantas Polda Aceh akan disiagakan sampai selesai pelaksanaan shalat Jumat dan memastikan semua kegiatan berlangsung aman dan lancar," ungkap Kombes Dicky.
Pada Jumat, 7 Agustus 2020 lalu, tambah Dirlntas Kombes Dicky, program itu sudah berjalan dan secara perdana dilaksanakan pada empat masjid. Para personel Polwan tersebut ditempatkan di Masjid Keutapang, Masjid Baitul Musyahadah Kupiah Meukeutop, Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Al Makmur (Oman), Lampriek, Banda Aceh.
Bentuk Marka Starting Grid
DIRLANTAS Polda Aceh, Kombes Dicky Sondani, juga mengatakan pihaknya juga membentuk marka jalan layaknya balapan MotorGP, di sejumlah titik traffic light (lampu lalu lintas) di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar agar para pengguna jalan menjaga jarak saat berhenti waktu lampu merah.
Pembuatan marka starting grid tersebut sebagai langkah Ditlantas Polda Aceh dalam menerapkan sosial distancing (jaga jarak) masa pandemi Covid-19, dalam masa new normal.
Garis kotak-kotak seperti starting grid di sirkuit MotoGP tersebut berada di traffic light Simpang Dodik (arah kota) dan traffic light Simpang Ajun.(mir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/personel-polwan-ditlantas-polda-aceh-menjaga-kendaraan-masyarakat-pada-salah-satu-masjid.jpg)