Rumah Sakit Darurat Belum Dibutuhkan

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, menegaskan, pembangunan rumah sakit darurat di Aceh belum dibutuhkan

Editor: hasyim
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM. 

* Mobil PCR Aceh Segera Tiba

* Periksa Swab Covid-19 tak Perlu Kerja Sama

BANDA ACEH - Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, menegaskan, pembangunan rumah sakit darurat di Aceh belum dibutuhkan. Hal itu merujuk pada kesiapan pemerintah Aceh dan seluruh pemerintahan kabupaten/kota dalam menangani penyebaran Covid-19.

"Terima kasih atas masukan dari teman-teman di DPRA. Masukan itu bisa menjadi pertimbangan pemangku kepentingan di Pemerintah Aceh. Tapi sampai saat ini Insya Allah kita masih siap dan terus bekerja maksimal, dan pembangunan rumah sakit darurat untuk saat ini kami pandang belum perlu," kata Iswanto menjawab masukan dari Komisi V DPRA di Banda Aceh, Minggu (9/8/2020).

Iswanto menerangkan, sejak Februari lalu ketika wabah Covid-19 terjadi, Pemerintah Aceh telah mengambil berbagai tindakan kewaspadaan hingga penanganan. Mulai dari mempersiapkan dua ruang penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (Pinere) untuk perawatan bagi pasien terinfeksi Covid-19 dengan kapasitas 40 tempat tidur.

Selain Pinere, Pemerintah Aceh juga menyediakan fasilitas poliklinik dan RICU di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Plt Gubernur juga mengarahkan para pimpinan SKPA mempersiapkan beberapa fasilitas seperti BPSDM dan Asrama Haji sebagai tempat istirahat bagi orang tanpa gejala. Di kedua tempat itu terdapat 195 kamar dengan 388 tempat tidur dan diyakini masih mampu menampung pasien Covid-19 di Aceh.

Untuk pemeriksaan spesimen masyarakat, pemerintah juga memfungsikan Balai Litbang Kesehatan yang sampai hari ini telah memeriksa sebanyak 3.443 sampel. Selain itu, untuk mendukung kesiapan kabupaten/kota merawat pasien khususnya OTG, Pemerintah Aceh juga menyalurkan bantuan keuangan bersifat khusus.

Dengan bantuan itu, selain mempersiapkan berbagai kebijakan terkait social safety net dan program pengadaan bahan pangan, kabupaten/kota juga mempersiapkan penyediaan ruang rawat inap di setiap RSUD, dimana 10 persen dari tempat tidur dijadikan tempat rawatan pasien Covid.

"Persiapan yang kita lakukan didukung seluruh pimpinan kabupaten/kota sudah sangat maksimal, dan Insya Allah sejak awal persiapan-persiapan yang kita lakukan selalu di atas tren yang ada," tegas Iswanto. "Dalam pandangan kami, saat ini rumah sakit darurat belum dibutuhkan di Aceh," tambahnya lagi.

Ia melanjutkan, langkah cepat seluruh kabupaten/kota itu merupakan arahan dari Plt Gubernur dan Sekda Aceh. Maksimal pada tanggal 15 Agustus 2020 keharusan itu harus dipenuhi oleh RSUD. "Arahan itu langsung ditindaklanjuti oleh pimpinan kabupaten dan kota tanpa menunggu batas waktu tanggal 15 Agustus. Langkah ini wajib kita apresiasi," tambahnya.

                                                                                                                        Tambah ruangan

Di samping itu, Pemerintah Aceh pada Senin (10/8/2020) hari ini juga akan meresmikan pengoperasian ruang isolasi Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-emerging (Pinere) 3, 4, 5 dan 6 di kompleks RSUZA lama. Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menjelaskan, penambahan ruang ini sebagai bentuk antisipasi jika peningkatan jumlah pasien terus terjadi.

“Sejak awal virus ini merebak, upaya antisipasi yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh selalu di atas trend dari perkiraan kasus yang terjadi. Sesuai instruksi Pak Plt Gubernur, bahwa seluruh aparatur di Pemerintah Aceh harus siap dan terlibat aktif dalam upaya pencegahan Covid-19. Insya Allah kita sangat siap. Besok, ruang Pinere 3, 4, 5, dan akan diresmikan,” ujar Sekda kemarin.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Aceh ini menambahkan, dengan diresmikannya empat ruang tersebut, maka RSUDZA akan memiliki penambahan sebanyak 120 tempat tidur.

                                                                                                                        Mobil PCR

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved