Sabtu, 9 Mei 2026

90 Persen Masyarakat Jalankan Program Ketahanan Pangan  

Sekda Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi menyampaikan, hampir 90 persen masyarakat di Kabupaten Bener Meriah menjalankan program

Tayang:
Editor: bakri
Foto Humas Pemko Bener Meriah
Bupati Bener Meriah diwakili Sekda, Drs Haili Yoga, MSi menggelar rapat  secara virtual terkait program ketahanan pangan dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Peternakan Aceh dan Dinas Pangan Aceh yang berlangsung di ruang Media Center Kabupaten Bener Meriah, Senin (10/8/2020). 

REDELONG - Sekda Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi menyampaikan, hampir 90 persen masyarakat di Kabupaten Bener Meriah menjalankan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah setempat.

Hal itu disampaikan Sekda Haili Yoga dalam rapat secara virtual dengan menggunakan media aplikasi zoom meeting terkait program ketahanan pangan. Rapat digelar dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Peternakan Aceh, dan Dinas Pangan Aceh, di Ruang Media Center Kabupaten Bener Meriah, Senin (10/8/2020). “Kabupaten Bener Meriah untuk saat ini hampir 90% di setiap rumah penduduk sudah menjalankan program ketahanan pangan,” ujar Sekda Haili Yoga.

Disebutkannya, program ketahanan pangan untuk Kabupaten Bener Meriah sudah berjalan selama tiga bulan dengan hasil yang cukup mengembirakan. Dananya bersumber dari APBK melalui dana desa.

“Sekarang ini kalau kita ke desa-desa di Kabupaten Bener Meriah kita bisa melihat dan saksikan di depan dan di belakang rumah penduduk pasti ada beragam jenis tanaman unggulan dengan konsep ketahanan pangan,” ungkap Sekda.

Dikatakan, saat ini ada program GAMPANG yang dicanangkan oleh Pemerintah Aceh. “Alhamdulillah, kami dari Pemkab Bener Meriah mengucapkan ribuan terima kasih,” ucap Sekda. Pemkab Bener Meriah kini mewajibkan SKPK yang dibantu TNI/Polri dan masyarakat untuk mewujudkan program ketahanan pangan dan program GAMPANG.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir Abadi menjelaskan, program ketahanan pangan sudah dimulai sejak Maret 2020  dengan komoditas yang dipilih sendiri masyarakat.

Menurutnya, komoditas yang banyak dipilih oleh masyarakat adalah cabai rawit 38%, cabai besar 28%, dan bawang merah 10%. Selebihnya warga memilih padi, jagung, ubi jalar, dan lain sebagainya.(hbm)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved