Breaking News:

H Mulyadi CH, Arsitek yang Beristiqamah di Partai Berlambang Kakbah

H Mulyadi CH kembali ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 dalam rapat paripurna 28 Mei 2020

H Mulyadi CH, Arsitek yang Beristiqamah di Partai Berlambang Kakbah
IST
H Mulyadi CH

H Mulyadi CH  kembali ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 dalam rapat paripurna 28 Mei 2020. Ini adalah jabatan kedua kalinya bagi politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh Utara ini. Sebelumnya, Mulyadi juga mendapat kepercayaan dari partai untuk menduduki jabatan tersebut.

Tak banyak yang mengetahui, kalau suami dari guru SDN 7 Tanah Jambo Aye, Dra Hj Saidah itu adalah seorang arsitek. Hingga saat ini masih istiqamah di partai berlambang Kakbah. Mulyadi memang tidak suka membanggakan titel kesarjanaannya yang diperolehnya dari dua kampus. 

Gelar tersebut tak pernah digunakan  Mulyadi sejak ia menjadi Mukim di Kota Pantonlabu pada tahun 2004. Bahkan, anak sulung dari tiga bersaudara itu tidak pernah lagi menggunakan titelnya. Malahan, sampai periode kedua 2009-2014, dia sama sekali tidak memakai embel-embel kesarjanaannya. Termasuk ketika sudah menjadi anggota DPRK sekaligus pimpinan dewan.

Padahal, ayah tiga anak itu memiliki ijazah diploma tiga (D-III) dan strata satu (S1) dalam ilmu bangunan. Pria kelahiran Lhoksukon, 18 Agustus 1963 tersebut berhasil menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) di Sekolah Tinggi Ilmu Teknik (STIT), Banda Aceh. Sebelumnya, ia menyelesaikan D-III di jurusan Teknik Sipil Akademik Iskandar Muda Banda Aceh.

Sebelum menjadi anggota dewan, putra pasangan H Cut Hasan dan Cut Nafsiah itu sudah memiliki banyak pengalaman lainnya. Antara lain memimpin perusahaan yang bergerak sebagai supplier, dan juga pernah bekerja di bagian pengelasan di Mobil Oil. Terakhir dan sampai sekarang masih melekat di masyarakat adalah tauke beras ramos.

Mulyadi mulai ikut kampanye PPP sejak saat SMA. Dirinya termotivasi karena pengurus dalam partai tersebut saat itu adalah tokoh agama berkarisma yang menjadi panutan masyarakat, meskipun kadang tidak makan. “Sampai sekarang tetap istiqamah di PPP. Saya sudah jadi kader sejak usia remaja,” pungkas Mulyadi.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved