Kamis, 21 Mei 2026

Luar Negeri

Jet Tempur Rafale India Pantau Kawasan Pegunungan Ladakh, Siap Gempur PLA

Jet tempur canggih asal Perancis, Rafale telah diperintahkan untuk memantau perbatasan Ladakh, India.Jet itu berlatih terbang pada malam hari di kawas

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Dassault Aviation/File
Jet tempur canggih asal Perancis Rafale milik India 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Jet tempur canggih asal Perancis Rafale telah diperintahkan untuk memantau perbatasan Ladakh, India.

Jet itu berlatih terbang pada malam hari di kawasan pegunungan Ladakh di Himachal Pradesh.

Jet tempur Rafale dimasukkan ke dalam skuadron Golden Arrows Angkatan Udara India yang siap beroperasi penuh.

Lima pesawat tempur Rafale yang baru diperoleh India berlatih terbang malam hari di daerah pegunungan Himachal Pradesh.

Skuadron Golden Arrows yang dilengkapi rudal udara-ke-udara dengan luar jangkauan visual dan senjata SCALP akan siap.

Khususnya, jika situasi terus memburuk pada Garis Kontrol Aktual (LAC) sepanjang 1.597 km di sektor Ladakh, seperti dilansir PTI, Selasa (11/8/2020).

Ini Dia, Delapan Petinggi Militer China Pemimpin Agresi ke Ladakh, India

China Ngotot tak Mundur dari Perbatasan LAC, India Berang, Negoisasi Temui Jalan Buntu

India dan China Tempatkan 100.000 Pasukan di Perbatasan, Ketegangan Tetap Tinggi

Bagian pertama jet tempur Rafale, yang mendarat di pangkalan udara Angkatan Udara India di Ambala pada 29 Juli 2020.

Akan beroperasi penuh dengan 18 platform di Ambala dan 18 jet tempur berikutnya akan ditempatkan di pangkalan udara Hasimara dekat perbatasan Bhutan.

India telah mengontrak untuk membeli 36 jet yang dibuat oleh Dassault Aviation, kata pejabat Blok Selatan.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan jet tempur menjauh dari LAC agar radar Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok di Aksai Chin tidak mendeteksi.

Tetapi, jika diidentifikasi tanda frekuensi, maka akan muncul dengan skenario terburuk.

Pakar penerbangan militer mengatakan bahwa Rafale juga dapat digunakan untuk pelatihan di sektor Ladakh.

Pesawat tempur ini dilengkapi dengan prosesor sinyal yang dapat diprogram (PSP) atau untuk mengubah frekuensi sinyal jika terjadi permusuhan.

“PLA China telah menempatkan radar intelijen elektronik di puncak gunung daerah Aksai Chin yang diduduki untuk jarak pandang yang jelas," kata pengamat militer India.

Dikatakan, operasional Rafale pada masa perang akan berbeda dengan mode latihan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved