Update Corona di Aceh Tamiang

30 Ruangan Isolasi Covid-19 di RSUD Aceh Tamiang Siap Gunakan

“Justru kita sudah lebih dari ketentuan 10 persen, karena total kamar kita 250 dan ternyata Ruang Rawat Pinere kita sediakan 30 kamar,” sebutnya.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Sekdakab Aceh Tamiang Basyaruddin didampingi Direktur RSUD T Dedy Syah saat mendengarkan penjelasan fungsi Ruang Rawat Pinere dari Ketua Komite Medik, Andika, Kamis (13/8/2020). 

“Justru kita sudah lebih dari ketentuan 10 persen, karena total kamar kita 250 dan ternyata Ruang Rawat Pinere kita sediakan 30 kamar,” sebutnya.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – RSUD Aceh Tamiang mulai mengaktifkan 30 ruangan untuk merawat pasien Covid-19, Kamis (13/8/2020).

Seluruh ruangan ini, sebelumnya merupakan kamar VIP yang kini diubah menjadi Ruang Rawat Pinere atau singkatan dari Penyekit Infeksi New Emerging dan Re Emerging.

Perubahan nama ini disertai dengan perubahan fasilitas, di antaranya AC yang diganti dengan kipas angin.

“Tujuan tidak diaktfikannya AC ini, untuk membentuk tekanan negatif sesuai standar yang sudah ditentukan menangani pasien Covid-19,” kata Direktur RSUD Aceh Tamiang, T Dedy Syah.

Dedy mengungkapkan, jumlah 30 kamar yang mereka sediakan untuk merawat pasien Covid-19 sudah memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Justru kita sudah lebih dari ketentuan 10 persen, karena total kamar kita 250 dan ternyata Ruang Rawat Pinere kita sediakan 30 kamar,” sebutnya.

Tak Banyak yang Tahu, Sebenarnya Ini 5 Faktor Penyebab Gagal saat Interview Melamar Kerja

Sekdakab Aceh Tamiang, Basyaruddin ketika meresmikan Ruang Rawat Pinere ini mengatakan, penyediaan ruang khusus karantina pasien Covid-19 ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari ancaman virus asal Cina ini.

Usai meninjau sejumlah ruangan, Basyaruddin menilai seluruh kamar sudah sangat layak digunakan.

“Mungkin kalau ada kekurangan sedikit, seiring berjalan bisa dilengkapi,” ujarnya.

Dia mengatakan, keberadaan ruangan ini cukup penting karena sangat mendukung Pemkab Aceh Tamiang yang tengah berjuang kembali ke status zona hijau.

“Ruangan ini memungkinkan kita melakukan reaksi cepat ketika menemukan pasien Covid-19. Tentunya bila ini bisa diatasi, status zona hijau yang sedang kita perjuangkan bisa terwujud,” harapnya.

Basyaruddin lebih menekankan kepada masyarakat dan tenaga medis, untuk patuh menjalankan protokol kesehatan.

Hal ini cukup penting, mengingat secara umum pertumbuhan kasus Covid-19 di Aceh meningkat drastis dalam dua pekan terakhir. (*)

Telkomsel Beri Paket Spesial di 94 Kota Termasuk Aceh, Ini Cara Mengaktifkannya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved