Breaking News:

Anggota DPRK Minta RS Swasta Ikut Tangani Pasien Covid-19

Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi SE, meminta rumah sakit swasta di Kota Banda Aceh untuk ikut berperan dalam menangani pasien

Anggota DPRK Minta RS Swasta Ikut Tangani Pasien Covid-19
IST
Sofyan Helmi SE, Anggota DPRK Banda Aceh

BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi SE, meminta rumah sakit swasta di Kota Banda Aceh untuk ikut berperan dalam menangani pasien dengan gejala Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

Artinya, jangan semua pasien dengan dugaan Covid-19 dialihkan dan ditan­gani ke rumah sakit pemer­intah, salah satunya RSUD Meuraxa, Banda Aceh.

Hal tersebut menyikapi kondisi dan perkembangan pasien Covid-19 yang terus bertambah setiap harinya,

“Harusnya setiap ru­mah sakit swasta itu menyediakan fasilitas dan ruangan untuk ikut dalam menangani pasien covid, minimal menyediakan 10 ranjang,” harapnya.

Hal itu, lanjut Sofyan Helmi, setelah memantau perkembangan kasus Covid di Banda Aceh yang setiap harinya semakin mening­kat serta sharing dengan mitra Komisi 4 DPRK, yakni dinas kesehatan dan pihak rumah sakit.

“Kondisi yang terpan­tau selama ini, ketika ada pasien yang awalnya ditan­gani di rumah sakit swas­ta. Tapi, begitu diketahui pasien tersebut ada gejala covid, langsung dialihkan ke rumah sakit pemerintah, salah satunya Rumah Sakit Meuraxa,” ungkap Sekretar­is Komisi 4 DPRK Banda Aceh ini.

Seharusnya rumah sakit non pemerintah tersebut tidak langsug merujuk pa­sien tersebut ke rumah sakit pemerintah, terang Politisi Muda PAN Banda Aceh ini, tetapi ikut menyediakan fasilitas penanganan pasien covid.

“Seperti yang kami sam­paikan diawal, minimal ru­mah sakit swasta itu menye­diakan 10 ranjang khusus menangani pasien covid,” tegasnya.

Ia pun menerangkan, dengan kondisi dirujuk semua pasien positif covid dari RS swasta ke RS pemer­intah, maka penangganan pasien covid tidak dapat op­timal.

Karena, kondisi saat ini tenaga medis dan kemam­puan di RS pemerintas juga terbatas, bahkan tidak se­dikit tenaga medis di rumah sakit itu ikut tertular.

“Harusnya hal-hal sep­erti itu menggugah kepri­hatinan kita bersama. Karena itu kami minta pen­anggung jawab rumah sakit swasta untuk ikut berper­an membantu Pemerintah Kota Banda Aceh, agar sa­ma-sama menangani kasus covid di Banda Aceh, seh­ingga kasus ini dapat di­tangani secara maksimal,” sebut anggota DPRK yang terpilih dari Dapil Baitur­rahman-Luengbata ini.

Ia pun berharap semua pihak tak henti berdoa ke­pada Allah SWT agar vi­rus corona segera berlalu, supaya aktivitas dapat kem­bali dilakukan seperti biasa, tidak dihinggapi rasa keta­kutan dan kekhawatiran.

Masyarakat juga jan­gan terlalu panik, ujarnya. Dengan catatan semua pihak mengikut protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, mulai men­genakan masker, mencuci tangan, tidak keluar rumah kalau tidak ada yang be­gitu mendesak dan menghindari keramaian.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved