Harga Cabai
Harga Cabai Lokal di Pidie dan Pijay Anjlok, Ini Penyebabnya
Ibrahim (45) salah satu petani lokal di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie kepada Serambinews.com Minggu (16/8/2020) mengatakan, sebelumnya sejak dua pe
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Harga tampung cabai merah di tingkat agen penampung di Pidie Jaya (Pijay) dan Pidie anjlok seiring dengan mulai panen dari para petani lokal serta pasokan dari luar daerah terutama Takengon, Aceh Tengah serta Medan, Sumatetera Utara.
Ibrahim (45) salah satu petani lokal di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie kepada Serambinews.com Minggu (16/8/2020) mengatakan, sebelumnya sejak dua pekan lalu harga tampung cabai merah di tingkat agen Rp 36.000/Kg.
"Namun selama dua pekan pasokan melimpah dari luar daerah sehingga menyebabkan harga tampung menjadi anjlok yaitu berkisar Rp 16.000/Kg hingga Rp 17.000," ujarnya.
Diakui dari hasil panen cabai dari kalangan petani lokal di kedua kabupaten terutama Pidie secara umum dipasok ke berbagai kabupaten/kota di Aceh.
• Dokter di Subulussalam Ini Siap Beri Rp 100 Juta Bagi yang Mampu Buktikan Diagnosa Covid-19 Bisnis
• Seorang Warga Bener yang Dimakamkan Secara Protokol Kesehatan, Terkonfirmasi Positif Covid-19
• Kadiskes Simeulue: Seluruh ABK KMP Teluk Sinabang Negatif Covid-19
Di antaranya Aceh Besar, Bireun, Banda Aceh serta Lhokseumawe dan Langsa. Selama ini juga cabai hasil panen di tampung vaim di pusat Grong-grong, Kota Sigli, Beureuuneu, serta Teupin Raya Glumpang.
Dijelaskan juga umumnya hasil panen cabai merah berasal dari para petani lokal baik di Kecamatan Pidie, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Batee, Muara Tiga, Peukan Baro, serta Padang Tiji yang saat ini memasuki masa panen secara serentak setelah panen bawang .
"Diperkirakan kondisi masa panen cabai merah bakal terus berlangsung hingga satu bulan ke depan atau lebih sehingga harga pun akan terus menurun secara berangsur," ujarnya (*)