Sabtu, 16 Mei 2026

Update Corona di Subulussalam

Pemerintah Diminta Gencarkan Sosialisasi, Anggota DPRK Subulussalam: Berikan Juga Contoh

Pemerintah Kota Subulussalam melalui Gugus Tugas Covid-19 setempat diminta untuk membuka data warga bila ada yang terpapar Covid-19.

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
BAHAGIA MAHA, Anggota DPRK Subulussalam  

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam diminta agar menggencarkan sosialisasi guna menepis image di tangah msyarakat jika virus corona merupakan aib.

“Kita harus rubah asumsi di masyarakat seolah-olah covid-19 penyakit aib tapi merupakan penyakit berhaya yang harus diwaspadai,” kata Bahagia Maha, anggot DPRK Subulussalam kepada Serambinews.com, Minggu (16/8/2020).

Sejauh ini menurut Bahagia masih banyak masyarakat berasumsi jika terkena covid-19 menjadi aib yang memalukan.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini malah meminta agar data pasien covid-19 dibuka terang benderang guna memutus mata rantai penyebarannya.

Sebab jika hanya inisial justru makin membuat masyarakat kebingungan dan ragu-ragu. “Perlu dibuka datanya biar masyarakat salin tau untuk menjaga diri,” kata Bahagia.

Di sisi lain dia mengimbau masyarakat agar patuh dengan ketetapan dan aturan yang dibuat pemerintah misalnya harus rapid test, karantina dan lainnya.

Ini perlu kata Bahagia demi mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sada Kata itu.

Sebagai anggota DPRK Subulussalam, Bahagia menyatakan percaya dengan covid-19. Dia bahkan sangat takut sehingga mendukung apapun kebijakan pemerintah.

Hanya saja, masyarakat juga diharapkan membantu pemerintah dan medis dalam menjaga penyebaran virus terkait.

Di sisi lain, Bahagia meminta para pejabat, anggota DPRK atau publik figure di Kota Subulussalam dapat menjadi panutan dalam menjalankan protokol kesehatan.

Dicontohkan, segala protokol kesehatan dan lainnya dijalankan dengan benar oleh pejabat atau publik figure termasuk insan medis.

“Kami anggota DPRK Subulussalam berusaha memberikan panutan, misalnya soal memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun,” terang Bahagia.

Sebelumnya, Bahagia juga mengeluarkan statemen menanggapi virus corona yang mulai merambah ke Kota Subulussalam.

Pemerintah Kota Subulussalam melalui Gugus Tugas Covid-19 setempat diminta untuk membuka data warga bila ada yang terpapar Covid-19.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved