Warga Terpapar Covid-19 Sembuh  

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution SH MH menegaskan, warga asal Kota Subulussalam yang terkonfirmasi

Editor: bakri
SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
Ketua Harian I Gugus Tugas Covid-19, Kota Subulussalam Khainuddin SKM, MAP didampingi didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution, SH MM. 

SUBULUSSALAM - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution SH MH menegaskan, warga asal Kota Subulussalam yang terkonfirmasi positif covid-19 di Banda Aceh, dua pekan lalu, dinyatakan sembuh. Penjelasan itu disampaikan Baginda kepada wartawan saat menggelar konferensi pers, Jumat (14/8/2020) sore.

Dalam siaran pers yang ditandatangani Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang SE yang juga selaku Ketua GTPP Covid-19, Pelaksana harian Khainuddin dan Jubir Covid-19 Baginda Nasution. Dijelaskan, sesuai pernyataan Kadinkes Aceh dr Hanif soal adanya warga asal Kota Subulussalam yang berada di Banda Aceh terpapar virus corona adalah benar.

Warga asal Kecamatan Simpang Kiri ini berinisial FA usia 20 tahun tersebut, kata Baginda,  terkonfirmasi Covid-19 pada 30 Juli lalu. FA dilaporkan sedang melaksanakan pendidikan di Banda Aceh. Dia dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil pemeriksaan sampel/swab 27 Juli 2020 di Litbangkes Aceh nomor 010/1548.26/VIII/2020.

Dijelaskan, saat terpapar Covid-19, FA tidak bergejala sama sekali. Namun setelah dinyatakan positif, pasien tersebut langsung diisolasi dan dipantau kesehatannya secara berkala seraya diberi multivitamin. Setelah diisolasi lima hari, FA menurut Baginda, kembali mengikuti pemeriksaan lanjutan swab di laboratorium pusat penyakit infeksi Unsyiah.

Dari hasil pemeriksaan ulang, lanjut Baginda, FA sudah negatif dan pasien dinyatakan sembuh. ”Jadi warga kita yang sempat terpapar virus corona di Banda Aceh sekarang sudah sembuh,” terang Baginda

Terakhir, Baginda menyampaikan pasien covid-19 asal Kota Subulussalam sudah tinggal di Banda Aceh selama tiga tahun.  Pihak keluarga dinyatakan tidak mengunjungi pasien tersebut sekitar sebulan sebelum dilakukan swab per 27 Juli lalu. Artinya, tambah Baginda pasien dipastikan tidak ada kontak erat dengan keluarga di Subulussalam.(lid)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved