Luar Negeri
Kasus Virus Corona Arab Saudi, Bertambah 1.327 Kasus dan 28 Kematian
Kerajaan Arab Saudi mengumumkan penambahan kasus baru virus Corona bersama kematian. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Senin (17/8/2020)
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mengumumkan penambahan kasus baru virus Corona bersama kematian.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Senin (17/8/2020) melaporkan temuan 1.327 kasus baru virus Corona.
Juga dilaporkan 28 pasien virus Corona meninggal dalam 24 jam terakhir, seperti dilansir ArabNews, Senin (17/8/2020)
Kasus-kasus baru yang dilaporkan meningkatkan jumlah total positif virus menjadi 299.914 orang.
Menurut Kemenkes Arab Saudi, 73 kasus baru tercatat berada di al-Hafouf.
Sementara 65 kasus dilaporkan di Salam dan 64 kasus di Mekkkah.
Kematian baru-baru ini meningkatkan jumlah kematian menjadi 3.436 orang.
Kemenkes Arab Saudi juga melaporkan 1.432 pasien virus Corona pulih.
Sehingga, jumlah total pasien pulih menjadi 268.385 orang.
Sedangkan jumlah pasien virus Corona Arab Saudi yang dirawat berjumlah 31.529 orang.
• Pakar Kaligrafi Arab Saudi Asal Suriah Kembali Sehat, Seusai Dirawat 13 Hari di Rumah Sakit
• Arab Saudi Bantah Buka Penerbangan Internasional Oktober 2020, Surat Edaran Palsu Beredar di Medsos
• Kasus Virus Corona Arab Saudi Dekati 300.000 Orang
Sementara, Lebanon menghadapi lonjakan kasus virus Corona setelah ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut awal bulan ini,
Pejabat medis Senin (17/8/2020) mendesak pemerintah Lebanon memberlakukan lockdown dua minggu untuk mencegah peyebaran virus Corona lebih luas.
Jumlah korban virus diperkirakan akan meningkat setelah 4 Agustus 2020.
Ledakan itu membanjiri rumah sakit kota dan juga merusak dua rumah sakit yang memiliki peran utama menangani kasus virus.
Menjelang lonjakan, pejabat medis memperingatkan bahaya berkerumun di rumah sakit setelah ledakan.
Termasuk di tempat pemakaman, atau saat orang-orang mencari di bawah puing-puing.
Aksi Protes dan demonstrasi juga pecah setelah ledakan itu ketika warga Lebanon melampiaskan amarah ke pemerintah.
Pada Minggu (16/8/2020), Lebanon mencatat 439 kasus virus baru dan enam kematian.
Infeksi baru menjadikan 8.881 kasus di negara kecil yang berpenduduk lebih dari 5 juta itu.
Di mana korban covid-19 telah menewaskan sekitar 103 orang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelajar-arab-saudi-berlatih-menjaga-jarak-jelang-kembali-ke-sekolah.jpg)