Wali Kota Terima Plakat Serambi Award dari Pemred Serambi
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menerima plakat piagam Serambi Award dari Pimpinan Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur
BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menerima plakat piagam Serambi Award dari Pimpinan Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, Selasa (18/8/2020). Penyerahannya berlangsung di ruang rapat Pendopo Wali Kota, kawasan Blangpadang dan disaksikan Kabag Humas Pemko Banda Aceh, Irwan MSiAk.
Saat penyerahan plakat, hadir dari Serambi Indonesia, Pemred Zainal Arifin M Nur, GM Bisnis Mohd Din, News Manajer Bukhari M Ali, Manajer Promosi M Jafar, dan Manajer Percetakan Umum, Firdaus Darwis.
Sebelum penyerahan plakat, Pemred Serambi, Zainal Arifin mengatakan, plakat itu merupakan foto kliping koran yang memuat kinerja Pemko Banda Aceh di bawah Wali Kota Aminullah Usman.
Sebelumnya, Wali Kota Aminullah Usman sudah menerima piagam Serambi Award pada malam puncak anugerah Serambi Award 2020 yang digelar di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat 28 Februari 2020. Tapi kali ini, Serambi menyerahkan kliping koran yang memuat capaian kinerja Pemko Banda Aceh selama ini yang menuai beragam prestasi. "Ini sebagai bentuk penghargaan kami atas kerja sama selama ini," kata Zainal.
Zainal mengatakan, saat ini Banda Aceh sudah menjadi contoh bagi daerah lain di Aceh, terutama dalam hal keterbukaan informasi. Di mana setiap program kerja Pemko Banda Aceh selalu diketahui warganya melalui publikasi media yang maksimal.
Sementara Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengungkapkan, saat ini publikasi merupakan poin penting dalam menunjang pembangunan. "Saya sejak belum menjadi Wali Kota sudah tidak asing lagi dengan Serambi. Hubungan itu, alhamdulillah berlanjut saat saya menjadi Wali Kota Banda Aceh," katanya.
"Saya merasakan, sesuatu yang saya kerjakan, apabila saya saja yang tahu maka pekerjaan itu akan kurang manfaatnya. Karena saat ini sudah zamannya keterbukaan informasi," tambah dia.
Aminullah berprinsip, setiap program yang dilakukannya itu harus diketahui oleh masyarakat luas. Sebab dengan demikian, kerja pemerintah bisa diketahui oleh masyarakat. "Misalnya Banda Aceh memberikan bantuan gunung emas kepada seseorang, tapi karena tidak ada yang mempublikasi maka itu dianggap pembohongan publik. Tapi kalau sudah dipublis, ada bukti dan tanggung jawab kita," ungkapnya.
Karena itu, Aminullah menyampaikan betapa pentingnya media dalam pembangunan. Besar kecilnya program yang digagas, apabila tidak terpublikasi dengan baik maka warga tidak mengetahuinya. "Berita ini dapat mendorong pembangunan. Berita itu menjadi tolak ukur kita dalam berbuat," pungkasnya sambil menyampaikan berbagai program lain yang sedang dikerjakan.(mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemimpin-redaksi-harian-serambi-indonesia-zainal-arifin-didampingi-pemimpin-perusahaan-mohd-din.jpg)