Breaking News:

Otomotif

Produsen Mobil Listrik China, Kandi Technologies Group Bidik Pasar Amerika Utara

Dengan memperhatikan membanjirnya pasar eletric vehichle (EV) atau mobil listrik di AS, pembuat produsen China mengincar tanah Amerika

Kandi
Mobil listrik China Kandi K27 

SERAMNBINEWS.COM, BEIJING - Dengan memperhatikan membanjirnya pasar eletric vehichle (EV) atau mobil
listrik di AS, pembuat produsen China mengincar tanah Amerika.

Pembuat baterai dan mobil listrik China, Kandi Technologies Group Inc, Kamis (20/8/2020) mengatakan sedang
menjajaki pendirian pabrik mobil listrik dan off-road di Amerika Utara.

Perusahaan yang terdaftar di AS itu mengatakan sedang dalam tahap awal diskusi dengan berbagai mitra, seperti dilansir Times of India, Jumat (21/8/2020).

Termasuk lembaga pemerintah perbatasan AS-Meksiko, tetapi memperingatkan negosiasi tidak akan menjamin bahwa pabrik akan dibangun.

Banyak pembuat kendaraan listrik (EV) China melihat Amerika Serikat untuk ekspansi karena permintaan mobil EV meningkat.

Honda Motorcycle and Scooter India Segera Luncurkan CBF 190R

KTM Segera Menambah Sepeda Motor Penjelajah Baru di India, Model 250 Adventure yang Terjangkau

Tata Motors India Ujicoba Hatchback Tiago Bermesin Turbo Lebih Canggih

Li Auto Inc China, yang didukung oleh raksasa pengiriman makanan Meituan Dianping, baru-baru ini melakukan
debutnya di Nasdaq.

Xpeng, didukung oleh Alibaba dan Xiaomi, mengajukan listing di AS pada Juli 2020.

Kandi mengatakan berencana menempa posisi di pasar kendaraan listrik Amerika Utara.

Dengan menawarkan kendaraan berbiaya lebih rendah setelah menghilangkan biaya pengiriman dan tarif.

Perusahaan baru-baru ini mulai menerima pesanan di muka untuk model K23 dan K27 EV di Amerika Serikat.

Harga yang dipatok 9.999 sampai 19.999 dolar AS dengan kredit pajak federal.

Atau sekitar dari Rp 147 juta sampai Rp 294 juta/unit.

Kendaraan akan tersedia untuk pengiriman mulai kuartal keempat tahun 2020.

Sebaliknya, sedan Model 3 terlaris Tesla Inc dibandrok sekitar 37.990 dolar AS atau sekitar Rp 560 juta/unit.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved