Breaking News:

Tanggul Telukhalban

Masuk Musim Hujan, Tanggul di Telukhalban Ditambal Karung Tanah

Dalam beberapa tahun terakhir, tanggul Telukhablan acapkali tak mampu membendung debit air pada musim hujan hingga menyebabkan kawasan di sekitarnya t

SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Syahri (kanan) saat ikut menambal kerusakan tanggul Telukhalban menggunakan karung berisi tanah. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang menambal tanggul Telukhalban sebagai antisipasi menghadapi musim hujan.

Tanggul yang terletak di Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang ini kerap jebol diterjang banjir hingga merendam permukiman.

Setidaknya ada empat kampung yang terimbas parah yakni Telukhalban, Telukkemiri, Rantaupakam dan Telukkepayang.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Syahri menjelaskan perbaikan itu dilakukan sekira tiga minggu lalu dengan melibatkan warga dari empat kampung tersebut bersama unsur Forkopimca Bendahara.

Perbaikan dilakukan dengan menambal tanggul sepanjang 150 meter menggunakan karung berisi tanah.

“Perbaikan ini dilakukan secara bergotong-royong karena kami sadar dampak banjir akibat tanggul jebol cukup parah,” kata Syahri, Sabtu (22/8/2020).

Dijelaskannya, karung yang digunakan merupakan bantuan BNPB sebanyak 900 karung.

Sementara tanah yang digunakan hasil kerja bersama antara Forkpimca dengan masyarakat setempat.

“Karung bantuan dari BNPB juga tidak cukup, kekurangannya disumbang warga,” ujarnya.

Lagi, 51 Pasien Covid-19 Aceh Sembuh, Tingkat Kesembuhan Menjadi 38,5 Persen

VIDEO - Bikin Jantungan, Aksi Ibu-ibu Pesepeda Hampir Ditabrak Mobil saat Motong Jalan Raya

Dalam beberapa tahun terakhir, tanggul Telukhablan acapkali tak mampu membendung debit air pada musim hujan hingga menyebabkan kawasan di sekitarnya terendam air.

Upaya perbaikan pun sudah beberapa dilakukan beberapa kali menggunakan alat berat.

Warga sendiri secara khusus telah menyampaikan permohonan perbaikan permanen kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ketika meninjau tanggul itu pada Selasa (19/5/2020).

“Tanggul ini perlu diperbaiki pak karena ketika jebol, persawahan kami rusak, gagal panen,” kata warga ketika itu.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved