Breaking News:

Mengabdi Untuk Kepentingan Rakyat  

"Mengabdi untuk rakyat." Itulah moto yang dibangun Khairil Syahrial ST MAP, anggota DPRA periode 2019-2024. Khairil merupakan politisi Partai Gerindra

FOR SERAMBINEWS.COM
KHAIRIL SYAHRIAL ST MAP 

"Mengabdi untuk rakyat." Itulah moto yang dibangun Khairil Syahrial ST MAP, anggota DPRA periode 2019-2024. Khairil merupakan politisi Partai Gerindra dari daerah pemilihan (dapil) 2, Pidie-Pidie Jaya.

Sejak bergabung dengan partai politik, ia berjanji pada diri sendiri agar selalu bisa mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap programnya. "Kita berada di sini karena amanah rakyat, maka amanah itu harus kita jaga. Saya selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap program dan kerja di dewan," kata Khairil pada awal Agustus lalu.

Pria kelahiran Pidie  26 April 1974 itu mengungkapkan rahasia suksesnya dalam kancah politik. Ia sudah empat kali menduduki kursi dewan sejak Pemilu tahun 2007.

Tiga kali menjadi anggota DPRK Pidie yaitu periode 2007-2009 (PAW) dan 2009-2014. Dua periode tersebut, Khairil maju melalui Partai Bintang Reformasi (PBR).

Pada Pemilu 2014 Khairil pindah ke Partai Gerindra. Saat itu, ia kembali meraih kepercayaan dari pemilih untuk menduduki kursi DPRK Pidie periode ketiga.

Setelah menghabiskan tiga periode di DPRK, pada Pemilu 2019 suami Maidarina ini mencoba peruntungan dengan maju ke DPRA dari dapil 2 Pidie-Pidie Jaya.

Di luar dugaan, ayah empat anak ini berhasil meraup suara badan sebanyak 15.263 suara. Dengan demikian, ia pun ditetapkan sebagai anggota DPRA periode 2019-2024 oleh KIP Aceh.

Khairil mengatakan, untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan usaha dan doa yang maksimal. Tanpa dua hal itu, sangat tidak mungkin bisa meraih kemenangan. Menjadi anggota dewan bukanlah sebuah pilihan apabila tidak bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, karena lembaga legislatif merupakan tempat dimana aspirasi rakyat diperjuangkan.

"Rakyat hanya butuh jalan dibangun, sarana irigasi dibangun, dan berbagai infrakstruktur dibangun agar roda perekonomian bisa bergulir," ujar alumnus Unsyiah ini.

Dengan posisinya saat ini sebagai Ketua Komisi III DPRA, Khairil yang juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Pidie (2002-2005) ini menyatakan akan terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat, terutama warga dapil 2.

Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, aktivitas ekonomi masyarakat sedang lesu, lapangan kerja sempit, dan angka pengangguran tinggi. Dampak wabah Corona luar biasa. Itu sebab butuh kerja keras semua pihak, terutama pemerintah yang punya segala instrumen dan sumberdaya.

Ia terus bersuara mendorong Pemerintah Aceh untuk mencari formulasi agar Aceh tidak masuk dalam jurang resesi, sehingga ekonomi masyarakat terbantukan.

Ia juga menekankan pemerintah untuk mengutamakan penggunaan anggaran pada bidang pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), bukan untuk proyek yang keuntungannya hanya dinikmati segelintir orang.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved