Breaking News:

Wali Kota Banda Aceh Tambah Ruang Pinere 50 Tempat Tidur

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meresmikan ru­ang Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerg­ing (Pinere) alias tempat isolasi mandiri pasien

FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman didampingi Kadinkes Lukman dan Azwar Abubakar, pemilik RSU Meutia, meresmikan ruang pinere berkapasitas 50 tempat tidur di rumah sakit yang terletak di Jalan Cut Meutia, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Senin (24/8/2020). 

* Kemarin Diresmikan

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meresmikan ru­ang Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerg­ing (Pinere) alias tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 di RSU Meutia, Senin (24/8/2020).

Rumah sakit swas­ta yang terletak di Jalan Cut Meutia, Kampung Baru, Baiturrahman, itu menyediakan 50 tempat tidur lebih bagi pasien yang terjangkit virus Co­rona. Fasilitas per ka­marnya cukup lengkap. Ada AC atau kipas angin, kulkas, hingga dispenser.

Usai prosesi pemo­tongan pita dan penin­jauan tempat, Aminullah mengatakan penamba­han ruang pinere untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. “Per 23 Agustus jumlahnya su­dah 346 orang dan 225 di antaranya masih dirawat. Salah satu sebab lonja­kan kasus, karena ban­yak dari kita yang masih abai menjalankan pro­tokol kesehatan.”

Dan ke depan diprediksi kasus posi­tif Corona akan sema­kin bertambah. “Untuk Itu kita butuh persia­pan ekstra. Pemerintah provinsi pun juga meng­haruskan semua daerah untuk menambah bed perawatan bagi pasien Covid-19. Alhamdulillah hari ini bisa kita tambah 50 tempat tidur di sini,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Banda Aceh juga telah menyediakan 33 tem­pat tidur di Ruang Pinere RSUD Meuraxa. “Dari 33 tempat tidur di sana, saat ini sedang dipakai 12 unit untuk merawat pasien Covid-19. Nanti kalau di sana sudah penuh, baru kita fungsikan yang di RSU Meutia ini,” ujarnya lagi.

Ia pun meminta dinas kesehatan untuk memper­siapkan ruang pinere terse­but, baik paramedis, keter­sediaan alat pelindung diri (APD), dan prasarana lain. “Cek sampai pada keter­sediaan air hingga listrik juga. Kita harus bisa mem­berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin keluar dari situasi pandemi,” kata Aminullah.

Wali kota juga men­yoroti kasus positif Corona di lingungan tenaga medis. “Ini cemeti bagi semua, petugas medis juga kena. Artinya apa, tidak ada yg kebal. Mari kita saling menjaga dengan menerap­kan protokol kesehatan: jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan tidak berkerumun,” katanya.

Kadinkes Banda Aceh Lukman mengatakan ru­ang pinere di RSU Meutia terdiri lebih dari 50 bed atau tempat tidur. “Fasil­itas kamarnya ada yang ber-AC atau kipas angin, kulkas, dan dispenser. Selain itu juga kita siag­akan Satpam 24 jam. Tempat parkirnya juga luas. Tempatnya nyaman dan mudah dipantau oleh petugas kesehatan,” ka­tanya.

Turut hadir pada acara peresmian tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 tersebut antara lain Azwar Abubakar se­laku owner RSU Meutia, Camat Baiturrahman M Rizal, unsur Muspi­ka Baiturrahman, dan aparatur Gampong Kam­pung Baru.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved