Selebriti
Cerita Ustaz Somad Dapat Honor Rp 400 Juta dari YouTube: Tak Dipakai Sendiri, Disumbangkan Semua
Jumlah penonton tiap videonya pun tak sedikit, bisa dibayangkan berapa uang yang masuk ke rekening UAS tiap bulannya berkat konten YouTube.
"Ustadz Somad, katanya kalau penceramah ini diundang minta tiket pesawatnya 3, harus kelas eksekutif, harus Garuda, Lion tak mau karena delay," demikian pertanyaan itu yang keluar langsung dari mulut ustadz alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir dan Institut Dar Al-Hadits Al-Hassania, Maroko tersebut.
Lalu dijawab dia, "Saya ndak. Mau aja orang mengundang kita menyampaikan ayat-ayat Allah ini, alhamdulillah. Mestinya kita yang datang. Lalu dia bawa kita. Mestinya saya datang ke rumah ini, tapi kemudian diundang keluarga besar Hidayatullah, alhamdulillah."
Pada kesempatan itu, UAS menyindir sebagian dai yang dikontrak stasiun televisi.
Berbeda dengan dirinya yang hingga kini memilih tak masuk tivi.
"Insya Allah, saya tak masuk tivi. Ustadz Abdul Somad akan kami kontrak sekian episode. Aku tak mau kontrak, nanti saya jadi lelaki kontrakan," kata dia.
Lanjut, "Kalau kebetulan saya ke Jakarta, kalian mau ajak saya (ceramah) subuh karena subuh kosong, kalian jemput saya ke hotel, oke," ucap UAS.
Ustadz Somad mengaku enggan dikontrak stasiun televisi karena dirinya tak suka diatur-atur dalam ceraham.
Terlebih lagi harus di-makeup pihak tertentu.
"Tapi, kalau saya dikontrak, pakai pakaian begini, harus di-makeup, nanti tangannya harus begini, begini, aku tak bisa dibuat-buat gayanya. Kalau kalian mau ikut gayaku, ikut aku. Tak mau? Ya, udah. cari yang lain," tegasnya.
UAS yang mengaku tak mau ambil keuntungan dari dakwah, lalu darimana sumber pendapatannya?
Ternyata, selain menjadi penceramah, UAS juga dikenal sebagai pebisnis.
Beberapa waktu lalu ia bahkan baru saja meresmikan bisnis barunya di Jambi.
Di Jambi, UAS berbisnis aneka aksesoris Islami dan juga makanan.
Makanan yang dijual pun seperti kurma, nasi kebuli, kopi dan lain sebagainya.
Ustaz Abdul Somad lantas membagikan momen ketika ia meresmikan bisnisnya tersebut.