Tips Kecantikan
Alami 13 Tanda-Tanda Ini di Wajah, Pertanda Masalah Kesehatan Serius
Keberadaan suatu penyakit di dalam tubuh dapat dilihat dari tanda-tanda yang terlihat pada bagian wajah. Waspada! Pertanda masalah kesehatan serius.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM – Sebuah pepatah lama mengatakan bahwa wajah Anda mengatakan segalanya.
Bahkan, jika Anda berkata bohong dapat dideteksi dari wajah.
Keberadaan suatu penyakit di dalam tubuh dapat dilihat dari berbagai macam gejala.
Namun, tahukah Anda bahwa penyakit juga dapat dilihat dari tanda-tanda yang terlihat pada bagian-bagian wajah?
Melansir dari laman Steptohealth.com, berikut ini 13 tanda yang dapat dilihat pada wajah dan mengindikasikan penyakit tertentu sebagai berikut:
1. Kantung hitam dan lingkaran di bawah mata
Secara umum, kantung mata bersifat genetik. Namun, jika muncul dalam semalam, kondisi ini membuat kamu terlihat lelah atau sakit.
Adapun di antara kemungkinan penyebab yang lain seperti, kurang tidur, penyalahgunaan alkohol, merokok, ketidakseimbangan hormon, dan kekurangan nutrisi.
• 8 Tips Menjaga Hubungan Percintaan di Tengah Kesibukan, Biar Makin Langgeng
2. Flek atau jerawat di dahi
Kondisi munculnya flek atau muncul sebagai jerawat di dahi, hal itu terjadi karena masalah pencernaan tertentu akibat konsumsi makanan berlemak.
Jika ini masalahnya, sebaiknya kamu membuat beberapa perubahan dalam kebiasaan makan, seperti mengurangi makanan berlemak dan banyak mengonsumsi sayuran.
3. Hidung merah
Jika kamu memperhatikan kondisi hidung bewarna merah tak seperti biasanya, hal itu menandakan kondisi pembuluh darah ada yang tidak berfungsi dengan baik, warnanya otomatis berubah.
Sebaiknya, periksa sesegera mungkin untuk memeriksakannya. Ini bisa menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian medis, atau hanya alergi dan flu biasa.
4. Kulit dan mata kekuningan
Ini adalah penyakit kuning. Terjadi ketika tubuh terlalu banyak menghasilkan limbah atau racun, ketika memecah sel darah merah. Penyakit kuning tidak berbahaya, dan umum terjadi pada bayi yang lahir sebelum 38 minggu.
Hal ini disebabkan karena kondisi hati tidak berfungsi dengan baik. Sementara pada orang dewasa, penyakit kuning dapat berarti kondisi yang lebih serius, seperti infeksi virus (hepatitis, mononukleosis); masalah dengan hati, kantong empedu, atau pankreas; serta kecanduan alkohol.
• 5 Tips untuk Memperkuat Kuku Secara Alami agar tak Mudah Rapuh
Apabila mengalami kondisi seperti ini, sebaiknya kunjungi dokter untuk pemeriksaan pankreas, hati, atau kandung empedu agar menyingkirkan masalah seperti hepatitis, mononukleosis, dll.
5. Tahi lalat baru dan tanda lahir
Bintik-bintik atau benjolan berwarna gelap ini sering ada di beberapa bagian tubuh. Kebanyakan tahi lalat tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika menyebar bisa jadi itu tanda kanker.
Tahi lalat yang berbahaya biasa memiliki gejala seperti asimetris, atau bentuknya berbeda di setiap sisi. Sisinya bergerigi, warnanya tidak merata, diameternya terus membesar, atau bertambah dari waktu ke waktu.
6. Ruam wajah berbentuk kupu-kupu
Kebanyakan ruam atau kemerahan di wajah tidak serius, dan akan membaik dengan sendirinya. Tetapi jika ruam menutupi kedua pipinya dalam bentuk kupu-kupu, itu bisa jadi tanda umum dari lupus.
Lupus adalah penyakit yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ. Anda juga mungkin mengalami demam, sendi pegal dan kaku, dan jari-jari yang membiru karena kedinginan. Temui dokter jika Anda memiliki ruam kupu-kupu, terutama jika disertai dengan gejala lainnya.
• 3 Tips Alami untuk Merendam Kaki, Selain Lembut juga Bebas Kapalan dan Pecah-pecah
Kondisi ini bisa juga dipicu karena terlalu banyak makanan yang manis, alergi, perubahan suhu udara secara tiba-tiba.
7. Kulit bersisik di sekitar mulut dan hidung
Tanda-tanda ini menandakan Anda kekurangan vitamin seperti A, B, C atau E.
Selain itu, kondisi ini juga ditandai dengan banyak rambut rontok, kuku rapuh dan kelemahan umum di bagian tubuh lainnya.
Satu hal yang dapat kamu lakukan adalah mengatur pola makan dengan menambahkan makanan dengan vitamin yang hilang.
8. Ruam di daerah nasolabial
Jika Anda melihat ruam di tempat tertentu seperti di daerah bibir atau hidung, ini menandakan bahwa Anda menderita sejenis herpes.
• 5 Tips Atasi Keringat Berlebih di Ketiak, Aman dan Alami
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena biasanya herpes akan sembuh sendiri, atau kamu dapat mengoleskan salep obat di sekitarnya.
9. Bibir pecah-pecah
Bibir kering atau pecah-pecah, terutama di musim dingin atau saat bulan Ramadhan adalah hal yang biasa. Dengan pelembab bibir, kita dapat mengatasinya.
Tapi terkadang, bibir kering dan pecah-pecah adalah tanda masalah kesehatan, seperti dehidrasi, reaksi alergi atau respons terhadap suatu obat, seperti steroid, alergi atau karena paparan sinar matahari.
Sebaiknya, kamu minum banyak air. Selain itu, penggunaan lip balm juga bisa menjadi solusi yang bagus.
10. Bulu wajah yang berlebihan
Ini adalah sifat lain yang biasanya bersifat genetik. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan adanya perubahan hormonal yang disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (PCOS). Jika itu masalahnya, temui ginekolog Anda untuk mendapatkan perawatan.
11. Hiperpigmentasi di wajah
Hiperpigmentasi menyebabkan bercak-bercak abu-abu-cokelat pada kulit khusunya di bagian pipi. Tanda ini cenderung terwujud selama kehamilan pada banyak wanita atau minum pil kontrasepsi tertentu.
Dalam kasus-kasus ini, hiperpigmentasi sering memudar dengan sendirinya setelah bayi lahir atau wanita itu berhenti minum pil. Dalam kasus lain, itu bisa bertahan selama bertahun-tahun. Tetapi obat-obatan dan perawatan lain, dapat membantu menghilangkannya.
12. Alis tipis dan bulu mata
Tanpa alasan yang jelas, tanpa operasi atau kemoterapi, misalnya Anda tiba-tiba menyadari bahwa alis atau bulu mata Anda menipis.
Jangan mengabaikannya, karena Anda mungkin memiliki masalah pada kelenjar tiroid. Kami menyarankan untuk melakukan tes darah dan menemui dokter.
Jika bulu mata atau alis rontok secara bersamaan, bisa menjadi tanda kondisi yang disebut alopecia areata. Itu terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda secara keliru menyerang folikel rambut. Tidak ada cara untuk mencegahnya, tetapi lebih baik pergi ke dokter untuk mengatasinya.
13. Jerawat dan ruam atau perubahan warna pada dagu
Dagu Anda berhubungan langsung dengan kadar hormon. Dengan demikian, faktor penyebab timbulnya jerawat atau ruam di area ini bisa meliputii ketidakseimbangan hormon, kurang tidur dan merasa tertekan.
Sebaiknya, sering mengonsumsi sayuran ke dalam menu makanan harian Anda. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kulit-berminyak.jpg)