Minggu, 12 April 2026

38 TKA Cina Tiba di Nagan untuk Bangun PLTU  

Sebanyak 38 tenaga kerja asing (TKA) Cina tiba di Nagan Raya, Jumat (28/8/2020). Para TKA Cina itu didatangkan untuk bekerja dalam proyek

Editor: bakri
SERAMBINEWS/RIZWAN
Sebanyak 38 TKA Cina tiba di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Jumat (28/8/2020). 

SUKA MAKMUE - Sebanyak 38 tenaga kerja asing (TKA) Cina tiba di Nagan Raya, Jumat (28/8/2020). Para TKA Cina itu didatangkan untuk bekerja dalam proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 di kabupaten tersebut.

Pekerja WNA terbang dari Bandara Internasional Sukarno Hatta ke Bandara Internasional Kualanamu, dan selanjutnya ke Bandara Cut Nyak Dhien (CND) Nagan Raya. Mereka tiba sekitar pukul 11.30 WIB dengan menggunakan pesawat Wings Air.

Kedatangan pekerja asing di Bandara CND ini disambut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) Nagan Raya, Rahmatullah, Kasat Intelkam M Putra Yani, dan Muspika Kuala Pesisir yang terdiri dari Camat, Kapossektor, dan Danposramil.

Selain itu juga terlihat tim Imigrasi Meulaboh dan pihak rekanan yang membangun PLTU 3-4 milik swasta berkapasitas 2x200 MW dari PT Meulaboh Power Generation (MPG) Mr Shi Yong.

Pantauan Serambi, Begitu tiba di Bandara CND, para TKA Cina langsung menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan di terminal kedatangan bandara, yang dilakukan oleh gugus tugas penanganan Covid-19. Usai pemeriksaan, mereka selanjutnya dibawa ke tempat karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut, terkait dengan izin baik tinggal dan izin kerja. “Mereka didatangkan oleh pihak rekanan dan akan bekerja di PLTU 3-4,” kata Kadis Nakertrans Nagan Raya, Rahmatullah, kepada Serambi.

Pihaknya mengaku akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan izin tinggal dan izin kerja. Apabila ada yang tidak mengantongi izin kerja, Rahmatullah memastikan akan melarang TKA tersebut bekerja. Sedangkan izin tinggal, ia sebutkan akan diperiksa oleh pihak Imigrasi Meulaboh.

"Namun sebelum mereka bekerja, harus menjalani isolasi sebagai bentuk pencegahan Covid-19," imbuhnya.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Intelkam Iptu M Putra Yani ditanyai mengatakan, keberadaan pihaknya ke Bandara CND saat ketibaan para TKA Cina tersebut hanya sebagai bentuk pengawalan dan pengamanan.

AKBP Risno juga mengungkapkan bahwa pihak rekanan sudah melaporkan tentang kedatangan TKA Cina itu dan sudah dua kali melakukan pertemuan, termasuk dengan masyarakat sekitar PLTU, dengan maksud untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Informasi yang disampaikan Kapolres, para TKA Cina dipastikannya bukan didatangkan langsung dari Cina. Selama ini mereka memang telah berada di Indonesia, bekerja di Pulau Jawa dan Kalimantan. "Selama ini mereka berada di Indonesia dan bukan datang dari luar negeri," imbuh Kapolres.

Informasi yang didapat Serambi, tadi malam masih berlangsung pertemuan antara pihak perusahaan dan kontraktor, dengan masyarakat setempat. Kadisnakertrans, Kasat Intelkam dan Muspika Kuala Pesisir juga ikut dalam pertemuan tersebut. Masyarakat berharap para pekerja TKA Cina itu datang dengan dilengkapi surat bebas Covid-19.(riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved