Jumat, 15 Mei 2026

Berita Bireuen

PT Orbis Tanah Luas Bangun Pabrik Pengolah CPO di Bireuen, DPRA Beri Dukungan Penuh

PT Orbis Tanah Luas membangun pabrik refinery CPO di Gandapura yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PABRIK PENGOLAHAN CPO - Ketua dan anggota Komisi III DPR Aceh pada Jumat (15/5/2026), berkunjung ke PT Orbit Tanah Luas yang berlokasi di Kecamatan Gandapura, Bireuen. PT Orbis saat ini sedang membangun pabrik pengolahan CPO atau refinery minyak sawit. 

Ringkasan Berita:
  • PT Orbis Tanah Luas sedang membangun pabrik refinery CPO di Gandapura, Bireuen, yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
  • Komisi III DPRA mendukung penuh investasi ini karena diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah sawit, serta memperkuat ekonomi Aceh.
  • Proyek yang sudah berjalan 15 persen ini ditargetkan selesai dalam 1,5 tahun dan diharapkan menjadi tonggak penting hilirisasi sawit di Aceh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Upaya pengembangan industri kelapa sawit di Aceh semakin menunjukkan kemajuan nyata.

PT Orbis Tanah Luas yang berlokasi di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, kini tengah membangun pabrik pengolah Crude Palm Oil (CPO) atau pabrik refinery minyak sawit.

Proyek ini menjadi salah satu investasi strategis yang diharapkan mampu mendorong hilirisasi sektor sawit di Aceh.

Dukungan penuh datang dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang melakukan kunjungan langsung ke lokasi pabrik pada Jumat (15/5/2026).

Rombongan Komisi III DPRA dipimpin oleh Ketua Komisi, Aisyah Ismail, bersama Wakil Ketua, Armiyadi, SP, Sekretaris Hadi Surya, STP, MT, serta anggota komisi lainnya seperti Hasballah, SAg, Ir Nurchalis, SP, MSi, Musdi Fauzi, Dalimi, SE.Ak, dan Eddi Shadiqin.

Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan legislatif terhadap investasi yang dilakukan oleh PT Orbis Tanah Luas.

Baca juga: Harga MinyaKita Akan Naik Susul CPO, Zulhas Perintah Penghitungan Matang

Dalam keterangannya, Aisyah Ismail menjelaskan bahwa selama ini pabrik kelapa sawit di Aceh umumnya hanya mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi CPO.

Namun, melalui pembangunan refinery ini, produk turunan kelapa sawit akan diolah lebih lanjut menjadi minyak goreng, margarin, sabun, shortening, hingga mentega.

“Investasi ini adalah langkah besar yang ditunggu banyak pihak. Selain meningkatkan nilai tambah produk sawit, juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini Aceh belum memiliki pabrik refinery yang mampu mengolah CPO menjadi produk siap konsumsi seperti minyak goreng.

Karena itu, kehadiran pabrik ini menjadi terobosan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.

“Kami bangga atas kerja keras Pak Lukman selaku pimpinan PT Orbis Tanah Luas yang berani melakukan investasi besar untuk kemajuan Aceh,” tambah Aisyah.

Baca juga: 11.490 Ton CPO Aceh Kembali Diekspor ke Pasar Global Melalui Pelabuhan Krueng Geukueh

Hilirisasi Sawit

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRA sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Ir Nurchalis, SP, MSi menekankan, bahwa hilirisasi sawit di Aceh sudah dimulai melalui proyek ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved