Berita Bireuen
PT Orbis Tanah Luas Bangun Pabrik Pengolah CPO di Bireuen, DPRA Beri Dukungan Penuh
PT Orbis Tanah Luas membangun pabrik refinery CPO di Gandapura yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- PT Orbis Tanah Luas sedang membangun pabrik refinery CPO di Gandapura, Bireuen, yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
- Komisi III DPRA mendukung penuh investasi ini karena diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah sawit, serta memperkuat ekonomi Aceh.
- Proyek yang sudah berjalan 15 persen ini ditargetkan selesai dalam 1,5 tahun dan diharapkan menjadi tonggak penting hilirisasi sawit di Aceh.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Upaya pengembangan industri kelapa sawit di Aceh semakin menunjukkan kemajuan nyata.
PT Orbis Tanah Luas yang berlokasi di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, kini tengah membangun pabrik pengolah Crude Palm Oil (CPO) atau pabrik refinery minyak sawit.
Proyek ini menjadi salah satu investasi strategis yang diharapkan mampu mendorong hilirisasi sektor sawit di Aceh.
Dukungan penuh datang dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang melakukan kunjungan langsung ke lokasi pabrik pada Jumat (15/5/2026).
Rombongan Komisi III DPRA dipimpin oleh Ketua Komisi, Aisyah Ismail, bersama Wakil Ketua, Armiyadi, SP, Sekretaris Hadi Surya, STP, MT, serta anggota komisi lainnya seperti Hasballah, SAg, Ir Nurchalis, SP, MSi, Musdi Fauzi, Dalimi, SE.Ak, dan Eddi Shadiqin.
Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan legislatif terhadap investasi yang dilakukan oleh PT Orbis Tanah Luas.
Baca juga: Harga MinyaKita Akan Naik Susul CPO, Zulhas Perintah Penghitungan Matang
Dalam keterangannya, Aisyah Ismail menjelaskan bahwa selama ini pabrik kelapa sawit di Aceh umumnya hanya mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi CPO.
Namun, melalui pembangunan refinery ini, produk turunan kelapa sawit akan diolah lebih lanjut menjadi minyak goreng, margarin, sabun, shortening, hingga mentega.
“Investasi ini adalah langkah besar yang ditunggu banyak pihak. Selain meningkatkan nilai tambah produk sawit, juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini Aceh belum memiliki pabrik refinery yang mampu mengolah CPO menjadi produk siap konsumsi seperti minyak goreng.
Karena itu, kehadiran pabrik ini menjadi terobosan penting dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
“Kami bangga atas kerja keras Pak Lukman selaku pimpinan PT Orbis Tanah Luas yang berani melakukan investasi besar untuk kemajuan Aceh,” tambah Aisyah.
Baca juga: 11.490 Ton CPO Aceh Kembali Diekspor ke Pasar Global Melalui Pelabuhan Krueng Geukueh
Hilirisasi Sawit
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRA sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Ir Nurchalis, SP, MSi menekankan, bahwa hilirisasi sawit di Aceh sudah dimulai melalui proyek ini.
| Sistem Buka Tutup Jembatan Kutablang Bireuen Kini Lebih Lama 1 Jam per Arah, Antrean Kendaraan Padat |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Permanen Kutablang Bireuen Capai 46 Persen, Ditargetkan Rampung Agustus 2026 |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Kutablang Capai 46 Persen, Kini Pengecoran Pile Cap Pilar 2, Ini Target Selesai |
|
|---|
| Jaksa Masuk Sekolah, 100 Siswa SMKN dan SMAN di Bireuen Disosialisasi Hukum |
|
|---|
| Camat Jangka Lantik Lima Imum Mukim, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PT-Orbit-bangun-pabrik-pengolahan-CPO.jpg)