Breaking News:

Luar Negeri

UEA Kembali Ambil Kebijakan ke Sahabatnya Yahudi, Cabut Seluruh Boikot ke Israel

Uni Emirat Arab (UEA) kembali mengambil kebijakan ke sahabat barunya, Yahudi. Presiden UEA, Sheikh Khalifa bin Zayed Al-Nahyan, Sabtu (29/8/2020)

Editor: M Nur Pakar
The Gulf News
Presiden UEA, Sheikh Khalifa bin Zayed Al-Nahyan 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) kembali mengambil kebijakan ke sahabat barunya, Yahudi.

Presiden UEA Sheikh Khalifa bin Zayed Al-Nahyan, Sabtu (29/8/2020) mengeluarkan keputusan mencabut boikot ekonomi ke Israel, lapor berita negara WAM.

Keputusan kerajaan akan memungkinkan individu dan perusahaan diUEA menandatangani kesepakatan dan perjanjian dengan entitas di Israel.

Termasuk membangun perdagangan antara kedua negara itu.

Keputusan Presiden Khalifa, sebagia bagian dari upaya UEA untuk memperluas kerja sama diplomatik dan komersial dengan Israel.

"Bahkan, akan mengarah ke hubungan bilateral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempromosikan inovasi teknologi," lapor kantor Kantor Berita Emirates.

Israel pada Jumat (28/8/2020) mendaftarkan penerbangan komersial pertamanya ke Abu Dhabi.

Dengan maskapai nasional El-Al menerbangi rute pada 31 Agustus 2020.

Pada Mei 2020, sebuah pesawat Etihad Airways terbang dari UEA ke Tel Aviv.

Untuk mengirimkan pasokan ke Palestina guna membantu memerangi virus Corona.

Hal itu menandai penerbangan pertama yang diketahui oleh maskapai UEA ke Israel.

Situs web Otoritas Bandara Israel mengatakan penerbangan itu akan diberi nomor LY971, sebuah kode internasional UEA.

Penerbangan kembali ke Bandara Internasional Ben Gurion Tel Aviv pada Selasa (1/9/2020) dengan nomor LY972, kode internasional Israel.

UEA dan Israel pada 13 Agustus 2020 mencapai kesepakatan bersejarah, yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved