Breaking News:

Atlet Pelatda PON Aceh Kuasai Sirkuit Anggar  

Atlet Pelatda PON Aceh mendominasi kejuaraan sirkuit anggar terbatas, ketika mereka sukses tampil juara di nomor sabel putra

FOTO KIRIMAN QAHAR MUZAKKAR
Ketua Umum Ikasi Aceh, M Nasir menyerahkan hadiah kepada juara sirkuit anggar terbatas di GOR KONI Aceh, Sabtu (29/8/2020). 

BANDA ACEH - Atlet Pelatda PON Aceh mendominasi kejuaraan sirkuit anggar terbatas, ketika mereka sukses tampil juara di nomor sabel putra. Kejuaraan tersebut dipentaskan di GOR KONI Aceh, Sabtu (29/8/2020) sore.

Pada hari pertama pertandingkan nomor sabel putra, juara pertama direbut Saidi Nanda Mulkan (atlet Pelatda KONI Aceh asal Aceh Utara) setelah mengalahkan atlet sesama Pelatda PON, M Dhimas Mahendra (Lhokseumawe). Sementara juara ketiga menjadi milik atlet asal Aceh Utara, Husnul Yaqin Alfarisi.

Ketua Umum Ikasi Aceh, M Nasir SIP MPA menjelaskan, selain diikuti atlet anggar binaan KONI Aceh, kejuaraan yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tersebut juga diikuti oleh peanggar berprestasi dari kabupaten/kota.

“Ya, (kejuaraan) ini sebagai ajang evaluasi para atlet yang telah mengikuti serangkaian latihan sepanjang tahun 2020,” kata Nasir sembari mengharapkan usai kejuaraan tersebut akan ada perbaikan kemampuan atlet baik dari sisi fisik, tehnik, dan peraturan pertandingan.

Ketua Panitia, Husaini  menjelaskan, even itu mempertandingkan empat nomor yaitu sabel putra, sabel putri, floret putra, dan degen putra. “Pelaksanaannya secara bertahap. Sabel putra pada 29 Agustus, sabel putri (5 September), degen putra (12 September), dan terakhir floret putra pada 19 September 2020,” jelas Husaini.

Sirkuit anggar itu dibuka Wakil Ketua II KONI Aceh, Bachtiar Hasan. “Ajang evaluasi seperti yang dilaksanakan oleh Ikasi Aceh pada hari ini sangat dibutuhkan atlet. Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) sangat mengapresiasi terlaksananya kejuaraan ini,” kata Bachtiar dalam sambutan, Sabtu (29/8/2020).

Khusus atlet  yang tergabung dalam Pelatda KONI Aceh, Bachtiar menjelaskan, setelah mengikuti pemusatan latihan selama tujuh bulan terakhir, sudah waktunya mereka dievaluasi melalui kejuaraan seperti yang dilaksanakan Ikasi Aceh. “Kalau bisa tidak hanya sekali,” kata Bachtiar.(rel/ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved