Rabu, 6 Mei 2026

MotoGP Jepang 2025

Kata Marc Marquez Usai Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2025: Saya Terus Bertarung

“Sekarang saya berdamai dengan diri saya sendiri, dengan semua yang sudah terjadi. Tidak apa-apa," kata dia.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
MotoGP
MOTOGP - Marc Marquez mengukuhkan posisinya di puncak klasemen MotoGP 2025 usai meraih kemenangan penting pada sesi Sprint Rance, Sabtu (19/7/2025) malam WIB. 

SERAMBINEWS.COM - Marc Marquez tidak kuasa menahan emosi setelah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). 

Setelah melewati perjalanan panjang penuh cedera dan keterpurukan, keberhasilan ini menjadi puncak dari salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga.

 “Ini bahkan mustahil untuk diucapkan. Setiap kali, saya tidak ingin mengingat apa yang sudah saya lalui. Saya hanya ingin menikmati momen ini. Tapi benar, itu sangat sulit, sangat berat,” kata Marquez dalam wawancara usai balapan, Minggu.

Pebalap Ducati Lenovo itu menegaskan dirinya akhirnya berdamai dengan masa lalu, meski sempat melakukan kesalahan besar dengan memaksakan diri kembali ke lintasan terlalu cepat setelah operasi.

“Sekarang saya berdamai dengan diri saya sendiri, dengan semua yang sudah terjadi. Tidak apa-apa," kata dia.

 "Saya membuat kesalahan besar dalam karier saya, yaitu kembali terlalu cepat. Tapi setelah itu saya terus bertarung, bertarung, bertarung hingga saya bisa menang lagi,” lanjutnya.

 Gelar juara dunia MotoGP 2025 menjadi momen istimewa bagi Marquez, mengingat lima tahun lalu ia sempat berada di ambang akhir karier akibat patah tulang humerus kanan.

Kini, pebalap asal Spanyol itu kembali mengangkat trofi tertinggi, menandai comeback luar biasa bersama Ducati.

Baca juga: Hasil MotoGP Jepang 2025: Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Bagnaia Tercepat di Sirkuit Motegi

Kilas Balik Perjuangan

Selebrasi ini semakin spesial karena bertepatan dengan lima tahun kecelakaan hebat di MotoGP Spanyol 2020 di Jerez.

 Saat itu, Marquez terjatuh keras di Tikungan 3 hingga mengalami patah tulang humerus kanan. Cedera tersebut membuat kariernya berada di titik kritis.

Ia harus menjalani empat kali operasi antara 2020–2022 dan bahkan sempat absen sepanjang musim.

Upaya comeback cepat pada seri Andalusia 2020 gagal karena pelat penyangga di lengannya bermasalah dan memerlukan operasi tambahan.

Situasi makin rumit ketika infeksi ditemukan. Marquez pun harus menjalani pemulihan panjang.

Meski sempat kembali pada 2021 dan meraih tiga kemenangan, cedera penglihatan kembali menghambatnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved