Breaking News:

Luar Negeri

Anak Tujuh Tahun Meninggal karena Kelaparan, Ibu Duduk di Samping Mayat Selama 3 Hari

Wanita itu duduk di dekat tubuh putranya selama tiga hari dan mengelapnya terus-menerus untuk memastikan tidak menarik semut.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM – Tiada yang lebih hebat daripada kasih seorang ibu terhadap anaknya, dan tidak ada rasa sakit yang lebih pedih dari perasaan ibu yang kehilangan anaknya.

Memilukan, tragedi ibu kehilangan nyawa anaknya karena kelaparan terjadi di Chennai, India.

Menurut laporan Times of India, seorang bocah laki-laki Samuel (7) meninggal dunia akibat kelaparan.

Ibunya yang dilaporkan tidak stabil secara mental diduga menolak meminta bantuan dari tetangganya. 

Ibunya Saraswathi, rela duduk di samping mayat putranya selama tiga hari di rumah mereka di Thirunindravur dekat daerah Avadi di Chennai, India.

Saraswathi terus duduk di samping tubuh putranya hingga Senin pagi sembari menyekanya terus-menerus untuk memastikan tidak ada semut yang mendekati jenazah anaknya.

Tak Kuat Layani Nafsu Suami yang Tinggi, Cara Istri Redam Libido Suami Malah Berujung Maut

Beasiswa Penuh Kuliah S2 dan S3 di Stanford University, Ini Cara Daftarnya

Soal Isu Rencana China Bangun Fasilitas Militer di Indonesia, Ini Kata TB Hasanuddin

Kematian bocah itu terungkap setelah salah satu tetangga mereka memberi tahu polisi tentang bau tidak busuk yang berasal dari rumah Saraswathi.

Polisi Thirunindravur bergegas ke rumah Saraswathi dan menemukan mayat terbaring di sebelah ibunya.

Wanita itu pun tampak pasrah membiarkan polisi membawa mayat anaknya.

Seorang petugas kepolisian setempat mengatakan tubuh bocah itu menghembuskan nafas terakhir sejak tiga hari yang lalu karena kelaparanm lapor Indian Times, Rabu (2/9/2020).

Setelah melakukan pemeriksaan, seorang petugas kepolisian mengkonfirmasi jika anak tersebut meninggal dunia akibat kelaparan, kata seorang inspektur polisi.

Bayi Dikubur Hidup-hidup Ternyata Hasil Hubungan Gelap, Ibu Kandung Korban Jadi Tersangka

Miris! Masih Ada 4.000 Lebih Anak Putus Sekolah di Bireuen, Ini Solusi Bagi yang Ingin Melanjutkan

Keluarga Buta Huruf Disuruh Tanda Tangani Surat, Ternyata Isinya Jual Bayi Mereka, Begini Ceritanya

Laporan Time of India juga menyebutkan bahwa menurut keluarganya, wanita itu telah berpisah dengan suaminya sekitar 7 tahun yang lalu.

Sejak itu putranya tinggal bersamanya dan terputus dari orang lain.

"Saraswathi pernah mempraktikkan homeopati, tetapi tidak dapat memperoleh cukup uang untuk merawat putranya".

"Penguncian membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi mereka," kata pihak kepolisian kepada Times of India seperti dikutip Serambinews.com.

Setelah kejadian tersebut, ibunya yang diduga mengalami ketidakstabilan mental segera dikirim ke konseling karena dia jelas membutuhkan bantuan psikologis. ( Serambinews.com/Firdha Ustin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved