MotoGP 2020
Dikritik Valentino Rossi, Johann Zarco Lega Dibela Legenda MotoGP
Zarco tak sekadar mendapat sanksi. Pembalap Prancis itu juga menjadi bahan gunjingan baik dari beberapa rekan sesama pembalap ataupun warganet.
SERAMBINEWS.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, dinilai memiliki pengaruh yang lebih kuat daripada legenda hidup MotoGP, Giacomo Agostini.
Kiprah dan perjalanan karier yang panjang dari seorang Valentino Rossi telah membuatnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari MotoGP.
Sejak menjalani debutnya di kelas 125cc pada 1996, Valentino Rossi sudah membukukan total sembilan gelar juara dunia di semua kelas balap.
Karisma serta selebrasi kemenangan yang nyeleneh membuat pencapaian Rossi semakin komplet dengan merebut hati jutaan penggemar balap.
Prestasi ada, basis penggemar yang besar ada, kemampuan berkomunikasi juga oke, tidak mengherankan apabila Rossi memiliki pengaruh yang besar.
Pembalap Avintia Racing, Johann Zarco, merasa pengaruh besar Rossi turut andil atas hukuman yang diterimanya dari balapan MotoGP Austria, (16/8/2020).
Zarco saat itu menyebabkan insiden parah setelah bertubrukan dengan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang notabene adalah anak didik Rossi.
• Umi Pipik Idap Penyakit Tumor Kelenjar Getah Bening, Abidzar Kecewa Sang Ibu Merahasiakan
• Masker Harus Jadi Bagian Fashion, Bupati Mawardi Ali Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan
• Warga Bakar Rumah Seorang Kakek yang Dituduh Dukun Santet, Uang Rp 200 Juta Ikut Ludes
Rossi dan rekan setimnya, Maverick Vinales, pun hampir menjadi korban. Mereka nyaris terkena motor Zarco dan Morbidelli yang terbang menyeberangi lintasan.
Valentino Rossi mengutuk keras manuver Johann Zarco dalam wawancara selepas balapan. The Doctor berharap agar Zarco menerima hukuman.
Zarco pada akhirnya mendapatkan hukuman.
Dia mendapat penalti start dari pit lane pada balapan berikutnya.
Zarco tak sekadar mendapat sanksi.
Pembalap Prancis itu juga menjadi bahan gunjingan baik dari beberapa rekan sesama pembalap ataupun warganet.
Beruntung bagi Zarco, dia mendapatkan dukungan.
Selain dari Ducati dan Avintia, pemenang dua gelar juara Moto2 tersebut juga dibela oleh legenda balap sekaligus pemegang rekor gelar juara dunia terbanyak, Giacomo Agostini.
• Mendagri Larang Paslon Lakukan Arak-arakan Jelang Pilkada 2020
• Saat Bertemu Donald Trump, Kim Jong Un Diklaim Mengedip Mata kepada Sarah Sanders
• Plt Gubernur Aceh: Terus Cari Cara untuk Meminimalkan Hambatan Pendidikan di Masa Sulit Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/johann-zarco_20180601_154034.jpg)