Inilah Satu-satunya Cara Gulingkan Kekuasaan Kim Jong Un, Amerika Serikat Punya Skenarionya
satu-satunya cara untuk temukan dan hancurkan secara utuh semua komponen program senjata nuklir Korut adalah melalui serangan darat
SERAMBINEWS.COM - Sebuah laporan mengatakan bahwa Kim Yo-Jong berpotensi menjadi ancaman bagi kepemimpinan kakaknya, Kim Jong-un.
Lebih-lebih, setelah Kim Yo-Jong sukses mengatasi urusan diplomasi dengan AS dan Korea Selatan bulan lalu, membuatnya lebih mendominasi.
Hingga kemudian Kim Yo-Jong jarang diliput media dan keberadaannya tidak diketahui, kontras dengan kehadirannya yang mendominasi selama setahun ini.
Pemilihan pemimpin Korea Utara (Korut) adalah hal yang cukup rumit.
Mengutip Express, Amerika Serikat (AS) telah terbukti menjadi sumber harapan dan kemarahan negara tersebut.
Pasalnya, AS bisa saja mengangkat sanksi PBB atas Korut di hari ini dan kemudian menggulingkan dinasti diktator tersebut.
• Marc Marquez Absen, Peluang Andrea Dovizioso Juara Dunia Bisa Dijegal Pebalap Muda
• Begini Modus Pengelola Warnet Judi Online di Aceh Tamiang, Pengunjung Bisa Masuk Hingga Dini Hari
Mengapa bisa demikian? Padahal Trump dikabarkan memiliki hubungan yang baik dengan Kim Jong-Un?
Para ahli peringatkan pergerakan apapun perlu diperhitungkan dengan baik untuk memastikan kemenangan yang bermartabat tanpa 'terlalu banyak darah'.
Dalam sebuah dokumen rahasia yang dipublikasi oleh Staf Gabungan Washington tahun 2017, Laksamana Michael Dumon mengatakan kepada rekannya Ted Lieu bahwa hanya ada 1 cara untuk menggulingkan dinasti keluarga Kim.
Ia terangkan, "satu-satunya cara untuk temukan dan hancurkan secara utuh semua komponen program senjata nuklir Korut adalah melalui serangan darat."
Artinya, tentara AS yang ditempatkan di Korsel bersama para tentara yang diterbangkan dari AS sendiri akan membombardir Korut dan membajak persenjataan nuklir negara tersebut.
Jika hal ini terdengar tidak asing bagi Anda, Anda tentu mengingat okupasi Irak oleh militer AS.
• Marah Giginya Dikatai Mirip Drakula, Pria Ini Habisi Kekasihnya Usai Bercinta 3 Kali
• Daftar Kekayaan Pangeran Mohammed bin Salman, dari Kapal Pesiar hingga Kastil di Prancis
Berlangsung dari 2003-2011, AS mengirimkan tentaranya dalam jumlah yang besar ke teritori Irak, dimulai dengan invasi yang dipimpin AS ke negara tersebut pada Maret 2003 yang kemudian menggulingkan pemerintahan Partai Ba'ath, Saddam Hussein.
Invasi tersebut berakhir 8 tahun kemudian saat pasukan AS meninggalkan negara tersebut, meskipun kemudian Perang Irak memanas lagi tahun 2013.
Selain AS, ada juga tentara dari Inggris, Polandia, dan 29 negara lain serta ada juga berbagai macam bantuan dari Jepang dan negara-negara lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemimpin-tertinggi-korea-utara-kim-jong-un-2772020.jpg)