Kamis, 4 Juni 2026

Otomotif

Mobil Matik Makin Dilirik, Kursus Mengemudi Juga Mulai Menjamur

Mobil bertransmisi otomatis atau juga disebut matik makin dilirik para pengguna baru mobil. Sehingga, kursus mengemudi dengan mobil matik

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
KOMPAS.com
Tuas transmisi otomatis 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mobil bertransmisi otomatis atau juga disebut matik makin dilirik para pengguna baru mobil.

Sehingga, kursus mengemudi dengan mobil matik terus menjamur di Jakarta dan beberapa daerah Indonesia, termasuk Banda Aceh.

Mobil matik dikenal karena kepraktisan dan kemudahan selama berkendara.

Selama ini, orang-orang semakin banyak yang menggunakan mobil bertransmisi otomatis ketimbang mobil manual.

Banyak orang merasa, mobil bertransmisi otomatis memiliki sejumlah kelebihan.

Terutama saat dipakai di perkotaan yang kondisi lalu lintasnya terbilang padat.

Hal ini bahkan turut berimbas pada sejumlah peserta kursus mengemudi yang lebih memilih mobil matik daripada manual.

Dilansir dari BBC, Driver and Vehicle Standards Agency (DVSA) mencatat jumlah tes mengemudi menggunakan mobil matik terus meningkat tiap tahunnya sejak tahun 2012.

Data DVSA menunjukkan pada 2011-2012 terdapat 70.429 tes mengemudi yang dilakukan dengan mobil matik di Inggris.

Pada 2018-2019, angka itu bertambah menjadi 185.043 tes mengemudi atau meningkat 163 persen.

Laporan BBC juga mengatakan angka-angka ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Terutama dengan larangan penjualan mobil bensin atau diesel di Inggris pada 2035.

Hal ini akan berimbas pada maraknya mobil listrik, yang notabene hanya menyediakan transmisi otomatis.

Banyaknya pengemudi pemula yang lebih memilih mobil matik ternyata juga terjadi di Indonesia.

Apalagi sejumlah sekolah mengemudi juga lebih banyak menyediakan mobil tanpa pedal kopling.

“Kalau di tempat kami memang sudah lebih banyak matik, komposisinya bisa sekitar 60 persen (matik) berbanding 40 persen (manual),” ujar Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC), kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2020).

Marcell juga menambahkan, dari sisi keamanan dan keselamatan, sebetulnya tak ada bedanya pemula yang mengendarai mobil matik atau manual.

Akan tetapi pengemudi mobil matik, khususnya para pemula, memang harus memahami dan mempelajari dulu karakter transmisi otomatis.

Jangan sampai karena tidak terbiasa, pengemudi mobil matik jadi rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Bukan berarti mobil matik lebih aman, sama saja, asalkan tahu safety operating procedures-nya, kedua jenis transmisi aman-aman saja,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketimbang Manual, Makin Banyak Pengemudi Pemula Pilih Mobil Matik"

Beli Suku Cadang Mobil Suzuki Sangat Mudah, Klik Saja Aplikasi My Suzuki

Yaris Facelift Meluncur 8 September 2020, Lihat Langsung di Youtube Toyota Pukul 11.00-11.20 WIB

Toyota India Rilis Yaris Limited Edition Black, Harga Belum Diumumkan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved