Breaking News:

Berita Simeulue

Penjualan Perlengkapan Sekolah di Simeulue Menurun Drastis, Pedagang di Pajak Inpres Jual Masker

"Rata-rata 10 sampai 15 masker laku dengan harga bervariasi," pungkas Andi, seraya berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir

For Serambinews.com
Pedagang di Pajak Inpres Suka Karya Sinabang, melayani pembeli masker, Senin (7/9/2020). Selama pandemi Covid-19 melanda, omzet pedagang di kawasan itu menurun drastis. 

"Rata-rata 10 sampai 15 masker laku dengan harga bervariasi," pungkas Andi, seraya berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan daya beli kembali normal. 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Masa pandemi Covid-19 belum juga berakhir hingga saat ini telah 'memukul' banyak pelaku usaha.

Tak terkecuali pedagang perlengkapan sekolah di wilayah kepulauan Simeulue.

Andi, pedagang di Pajak Inpres Suka Karya Sinabang, mengatakan semua pedagang, terutama pedagang pakaian dan perlengkapan sekolah di Simeulue sangat terimbas pandemi Covid-19.

Menurutnya, biasa omzet penjualan mereka dalam sehari mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. 

Tetapi kini menurun drastis hingga 80 persen. "Kalau saya banyak jual perlengkapan sekolah, tetapi sekarang tidak laku karena anak sekolah sedang libur," kata Andi kepada Serambinews.com, Senin (7/9/2020).

Plt Gubernur Aceh Tinjau Kapal Aceh Hebat 2 di Madura, Diharap Beroperasi Awal 2021

Sopir Ambulans Perkosa Gadis Positif Corona Saat Menuju Rumah Sakit, Korban Dibawa ke Tempat Sepi

Selebgram Ini Jadikan Mobil Mewah Lamborgini Rp 10 M Untuk Jual Semangka Seharga Rp 10 Ribu

Hal yang sama disampaikan pedagang lainnya di lokasi pasar tersebut, sehingga mereka semua juga menjual masker. 

"Biar tetap ada pemasukan jualan masker, setiap hari ada yang laku.

Rata-rata 10 sampai 15 masker laku dengan harga bervariasi," pungkas Andi, seraya berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan daya beli kembali normal. (*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved