Breaking News:

Update Corona di Bireuen

Ruang Pinere RSUD Bireuen Penuh dengan Pasien Reaktif Covid-19

Sejak dua hari terakhir, ada sembilan pasien di ruangan Pinere RSUD Bireuen dan dua lainnya di ruang IGD Pinere.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Direktur RSUD Bireuen, dr Amir Addani M Kes 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM – Ruang rawat pasien Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (Pinere) RSUD Bireuen yang dikhususkan bagi pasien yang reaktif covid-19 penuh sejak dua hari terakhir, ada sembilan pasien di ruangan tersebut dan dua lainnya di ruang IGD Pinere.

“Kamar yang sudah siap  baru sembilan kamar semuanya penuh, setiap kamar satu orang pasien,” kata Direktur RSUD Bireuen, dr Amir Addani M Kes kepada Serambinews.com, Selasa (08/09/2020) menyangkut berapa jumlah warga yang dirawat di ruang khusus tersebut.

Amir Addani menjelaskan, orang yang menjalani rawatan dan diarahkan ke ruang tersebut pada awalnya ada gejala mengarah kepada dugaan virus covid-19, kemudian dilakukan rapid test, bila hasilnya reaktif maka perawatan diarahkan ke ruang tersebut.

“Bila pasien awalnya ada dugaan gejala covid-19 dan hasil rapid test tidak reaktif maka dirawat di ruang lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan, seorang pasien yang dirawat di ruang tersebut secara terpisah, satu kamar satu orang sehingga sembilan kamar yang sudah siap sudah penuh semua.

“Ada dua warga lainnya sedang di ruang IGD Pinere, karena ruangan sudah penuh, ketika ada yang pulang, pasien di IGD Pinere diarahkan ke ruang rawat Pinere,” ujarnya.

Ditambahkan, ketika sudah dirawat di ruang tersebut tim medis kemudian melakukan pengambilan sampel swab dan dikirim ke Banda Aceh.

Selama masa perawatan di ruang tersebut, tim medis melakukan pemantauan minimal setiap satu jam sekali melihat kondisi mereka, apabila gejala Covid-19 sudah tidak terlihat lagi maka pasien tersebut diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan.

294 Pengungsi Rohingya Selesai Jalani Rapid Tes Covid-19, Ini Hasilnya

Wanita Asal Maroko Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas, Ngaku Hanya Gigit Tubuh Anaknya

Pria Tua Bunuh dan Kubur Istri di Bawah Ranjang, Pertengkaran Berawal Saat Pelaku Pulang dari Sawah

Menyangkut pemantauan kondisi mereka, selain ditempatkan tim medis juga dipantau melalui cctv di masing-masing ruangan, keluarga dilarang membesuk kecuali dengan izin dari tim medis dan keruangan tersebut tidak dibenarkan masuk kecuali tenaga medis.

Ditambahkan, sejak beberapa bulan lalu, tenaga medis di RSUD Bireuen selain diatur dalam beberapa shift juga melakukan pemeriksaan setiap ruangan untuk melihat kepatuhan pasien, keluarga pasien maupun masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit.

“Kunjungan keluarga pasien di ruang perawatan lainnya sudah lama dibatasi, memakai masker, dilarang membawa anak-anak ternyata masih ada masyarakat yang belum patuh,” ujarnya.

Direktur RSUD Bireuen menambahkan, melihat perkembangan dan semakin banyak warga Bireuen yang hasil rapid test reaktif dan hasil swab positif covid-19 mendekati angka 50 orang, diharapkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan. 

“Ruangan Pinere sudah penuh, mohon masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” pesannya.(*)

Fachrul Razi Dinilai Lebih Cocok Jadi Menteri Pertahanan Ketimbang Menteri Agama, Apa Alasannya?

2 Tentara Myanmar Mengaku Terlibat Pembantaian Muslim Rohingya 2017, Kubur Mereka di Kuburan Massal

Ini Pengakuan Pria di Aceh Utara yang Merudapaksa Anak Tirinya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved