Berita Luar Negeri
Gegara Minta Diskon, Tukang Ledeng Tikam Wanita Hingga Tewas, Lukai Ibu dan Tetangganya
Menurut laporan, Inna memanggil tukang ledeng itu ke apartemennya, setelah menemukan permasalahan pada saluran air.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Seorang tukang ledeng di Kazakhstan diduga membantai pelangganya hingga tewas setelah korban meminta diskon.
Tak hanya itu, ibu dan tetangganya yang hendak menolong korban, ikut ditikam hingga kritis.
Melansir dari Daily Mail, Rabu (9/9/2020), pria berusia 43 tahun, yang namanya tidak sebutkan, telah menikam seorang paramedis wanita, Inna Murzaeva (32), hingga tewas.
Setelah itu, pria tukang ledeng tersebut menikam ibu korban dan tetangga laki-lakinya yang berusaha membantu melindungi kedua wanita itu.
Keduanya dilaporkan dalam kondisi kritis dan, tukang ledeng tersebut telah ditangkap.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di kota Almaty, di bagian timur laut Kazakhstan, pada Jumat (4/9/2020).
Menurut laporan, Inna memanggil tukang ledeng itu ke apartemennya, setelah menemukan permasalahan pada saluran air.
• Bocah Usia 5 Tahun Diduga Diperkosa dan Dibunuh, Ditemukan Terbakar, 16 Tersangka Diamankan
• Kecewa Kalah Main Game Online, Seorang Bocah Lelaki Bunuh Rekannya Wanita Berusia 10 Tahun
Setelah selesai, ia dan pria itu terlibat negosiasi harga hingga berubah menjadi pertengkaran, setelah Inna meminta pria itu menurunkan harga untuk jasanya.
Ketika negoisasi harga yang berlangsung panas hingga tidak terkendali, tukang ledeng mengeluarkan pisau dari sakunya dan menyerang Inna dan ibunya yang berusia 63 tahun, kata laporan itu.
Jeritan ketakutan para wanita itu membuat khawatir seorang pria yang tinggal di sebelah apartemenya.
Segera, tetangga prianya itu bergegas meminta membantu mereka, dan naasntya juga ikut ditikam dengan parah.
Setelah mengubah tempat itu menjadi rumah jagal, pelaku melarikan diri dengan darah yang berlumuran di pakaiannya.
Sejumlah saksi melihat pelaku berlarian dengan tubuhnya berlumuran darah.
Seorang saksi mata berkata kepada media lokal bahwa, pria itu memegang senjata seperti pisau buatan sendiri dengan darah yang menetes dari pisau itu.
• Paman dan Keponakan Tewas Dibunuh Satpam Perumahan di Padang, Pelaku Ngaku Sakit Hati Sering Diejek
• Pria Tua Bunuh dan Kubur Istri di Bawah Ranjang, Pertengkaran Berawal Saat Pelaku Pulang dari Sawah
“Kami menelepon polisi dan ambulans dengan segera,” kata saksi itu.
Inna meninggal ditempat karena menderita luka mengerikan sebelum tim medis tiba, kata penyelidik.
Teman koran, Oksana Feller mengatakan, tenggorokan Inna dibedah dan mendapat memiliki luka robek yang cukup parah.
“Dia memang tidak punya kesempatan untuk selamat dari serangan itu,” ungkapnya.
• Prajurit TNI AU Latihan Tempur di Blangbintang, Libatkan Pasukan Elit Paskhas dari Luar Aceh
Dua korban lainnya, yakni Ibu da tetangganya dilarikan ke ruang perawatan intensif dalam kondisi kritis dengan luka yang cukup parah.
Juru bicara otoritas kesehatan setempat, Timur Yermashev mengatakan salah satu korban mengalami luka tusuk di ventrikel kiri jantung dan paru-parunya.
Sementara itu, satu korban lainnya ditikam beberapa kali di wajah, leher dan lengan.
Polisi telah memeriksa keterangan pelaku dan para saksi, serta menahannya kurang dari satu jam setelah kejadian.
• Kesal Berujung Petaka, Kakek yang Hendak Membunuh Lalat Malah Ledakkan Rumahnya Sendiri
• Sosok Isabella Guzman, Gadis Muda yang Nekat Bunuh Ibunya Sendiri dengan Sadis
• Tentara AS yang Pernah Bertugas di Irak Siarkan Langsung Proses Bunuh Diri, Diduga Ini Penyebabnya
Selama interogasi, tersangka mengatakan, “Saya mengambil pisau dan menusukkannya ke tubuh [Inna]. Sebelumnya, saya tidak pernah memukul wanita bahkan dengan tangan saya,”.
Penjabat Kepala Polisi, Tanat Nazanov membenarkan kejadian tragis terseut.
“Tersangka menyerang dua wanita selama negosiasi harga setelah mereka melakukan tawar-menawa,” kata polisi itu.
"Dia dituduh melakukan pembunuhan dan ditahan," ujarnya.
Pria itu akan menghadapi hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah, sampai hakim pengadilan memutuskan perkara.
Kepolisian menagtakan bahwa, investigasi dan pegembangan dari kasus ini terus berlanjut. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
• Pria Ini Dulu Ditinggalkan Pacar Karena tak Ada Mobil, Kini Nasibnya Berubah Setelah Bekerja Keras