Rabu, 3 Juni 2026

Militer AS Harus Waspada, 2 Kapal Induk China Untuk Pertama Kalinya Dioperasikan Bersama-sama

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua kapal induk milik tentara pembebasan rakyat (PLA) China beroperasi bersamaan.

Tayang:
Editor: Amirullah
Navy Recognition
Makin Genting! 2 Kapal Induk China Untuk Pertama Kalinya Dioperasikan Bersama-sama, Militer AS Harus Waspada, Peneliti Sebut 2 Kapal Cukup Untuk Hancurkan Pulau Taiwan 

SERAMBINEWS.COM -  China kembali gemparkan publik dunia belum lama ini dengan penangkapan citra satelit di salah satu pangkalan kapal tempur milik Tiongkok.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua kapal induk milik tentara pembebasan rakyat (PLA) China beroperasi bersamaan.

Setelah kapal induk Shandong berlayar di Laut Bohai pekan lalu untuk mengikuti latihan tempur.

Kini kapal induk pertama Tiongkok, Liaoning, mengikuti jejak Shandong untuk berlayar dan meninggalkan pangkalan.

Ini adalah kali pertama China dengan terang-terangan menunjukkan kekuatan Angkatan Lautnya di depan publik.

Bahkan keduanya langsung dilakukan mengikuti latihan simulasi perang di tengah samudera.

Spekulasi pun mengikuti kebijakan militer China yang untuk pertama kali mengeluarkan dua kapal induk secara bersamaan tersebut.

Menurut analis militer, keluarnya Shandong secara bertahap mendapatkan kemampuan tempur dan dua kapal induk berlatih bersama.

Keluarnya dua kapal ini menandakan China pada akhirnya akan mampu mengerahkan kelompok tempur kapal induk ganda.

Hal tersebut merupakan sebuah taktik yang sangat berguna dalam peperangan dengan intensitas tinggi.

Kemungkinan terburuk adalah untuk operasi reunifikasi dengan kekuatan di Taiwan serta melawan provokasi Amerika Serikat (AS) di laut China Selatan.

Mengutip gambar satelit komersial asing, majalah Modern Ships yang berbasis di Beijing melaporkan pada Sabtu (5/9), Liaoning berangkat dari pangkalannya di Qingdao, Provinsi Shandong, China Timur, untuk latihan.

Liaoning berada di Laut Kuning tidak jauh dari pangkalannya pada Sabtu (5/9), mengacu layanan satelit komersial asing yang bisa masyarakat umum akses secara terbuka.

Foto-foto yang diambil oleh warga sekitar pangkalan dan beredar di media sosial juga menunjukkan Liaoning baru saja memulai pelayaran.

Pergerakan kapal induk itu terjadi tak lama setelah kapal induk Shandong berangkat dari galangan kapal pada Selasa (1/9) pekan lalu untuk latihan militer di Laut Bohai, situs berita yang berbasis di Hong Kong, wenweipo.com melaporkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved