Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Trik di Masa Pandemi, Restoran Sushi di Jepang Jadikan Pria Sixpack Sebagai Pengantar Makanan

Sebuah restoran sushi di Jepang, tengah mencoba untuk meningkatkan permintaan yang lesu selama pandemi virus Corona.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
REUTERS via ASIAONE
Tangkapan layar - Restoran Imazushi yang berlokasi di Anjo, Prefektur Aichi, Jepang, menggunakan pria bertubuh sixpack untuk mengantarkan makanan kepada pelanggannya. 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah restoran sushi di Jepang, tengah mencoba untuk meningkatkan permintaan yang lesu selama pandemi virus Corona.

Restoran Imazushi yang berlokasi di Anjo, Prefektur Aichi, Jepang, menggunakan pria bertubuh sixpack untuk mengantarkan makanan kepada pelanggannya.

Layanan itu yang diberi nama "Delivery Macho", didirikan oleh chef Masanori Sugiura (41), yang juga seorang binaragawan bertubuh atletis.

Sugiura merupakan pemilik generasi ketiga dari restoran sushi Imazushi, yang berusia 60 tahun.

Sugiura telah merekrut teman-temannya yang bekerja di pusat kebugaran untuk bekerja sebagai staf pengiriman sushi, karena kebanyakan dari mereka tidak bekerja selama pandemi.

Licik dan Menjijikan! Pria Ini Tabur Bulu Alat Vitalnya di Atas Makanan Agar Tagihan Menjadi Gratis

Pekerja Restoran Terekam Ambil Genangan Air Hujan, Picu Dugaan Mencurigakan Soal Kebersihan Makanan

Satu-satunya syarat adalah pelanggan harus memesan minimal 7.000 yen (Rp 971 ribu) untuk merasakan pria bertubuh sixpack mengantar makanan.

Saat makanan hendak diantar, para pria melepas baju mereka dan berpose untuk pelanggan.

Pelanggan dapat berfoto dengan pria berbadan atletis itu dengan memperhatikan jarak sosial.

Melansir dari Japan Times, Restoran Imazushi, yang biasanya menyediakan makanan untuk upacara peringatan dan kelompok, menderita kerugian karena pandemi.

Pendapatan biasanya sebesar 100 juta Yen (Rp 14 miliar) untuk kuartal April-Juni, turun menjadi 10 Juta Yen (Rp 1,3 Miliar).

Karena itu, ia  terpaksa memangkas jumlah karyawan dari 50 orang menjadi empat orang saja.

Ketika restoran lain mulai menyediakan layanan pengiriman, Sugiura memutuskan untuk pindah agar bisnisnya menonjol.

Mau Makan di Restoran Ini, Konsumen Wajib Timbang Berat Badan sebelum Pesan Makanan

Viral, Naik Sepeda ke Restoran untuk Beli Ayam Goreng, Kakek Ini Pulang karena Tak Cukup Uang

Layanan "delivery macho" ternyata menjadi viral di Twitter, saat situs resminya dibuka, dan pesanannya meroket.

Dia sekarang menerima sekitar 8 hingga 10 pesanan pada hari-hari sibuk, dengan penghasilan bulanan dari layanan tersebut mencapai sekitar 1,5 juta Yen (Rp 208 juta).

Restoran ini paling banyak dipesanan dari Nagoya, tetapi tidak tutup kemungkinan akan menerima pesanan dari luar kota, seperti Tokyo dan Osaka dengan harga yang ditentukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved