Sport
Markus Horison Buka Suara tentang Keputusan Meninggalkan Persik pada 2008
Satu musim sebelumnya, Markus Horison membela tim asal kampung halamannya, PSMS Medan.
Satu musim sebelumnya, Markus Horison membela tim asal kampung halamannya, PSMS Medan.
SERAMBINEWS.COM - Siapa tak tahu Markus Horison.
Si plontos yang merupakan kiper ternama.
Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison, pernah membela klub yang terpaksa ditinggalkannya di tengah jalan, yakni Persik Kediri.
Markus mengatakan keputusan meninggalkan Persik saat itu sangatlah berat mengingat ia sudah merasa nyaman bermain di tim berjulukan Macan Putih itu.
Markus Horison membela Persik Kediri di Liga Super Indonesia musim 2008.
Satu musim sebelumnya, Markus Horison membela tim asal kampung halamannya, PSMS Medan.
"Saya pernah bermain di Persik pada 2008, tapi harus keluar di tengah jalan.
• Awali Pagi dengan Sholat Dhuha, Berikut Bacaan Niat & Tata Cara, Sholat Dhuha Anjuran Rasulullah
• Anggota DPRRI, Salim Fakhry Minta Menteri LHK Prioritaskan Program di Dapil Anggota
• Belajar Tatap Muka di SMPN 5 Langsa dan SD Muhammadiyah 2 Dihentikan
Kalau ditanya perasaan, ya berat, tapi pada saat ini sudah menjadi hal biasa," kata Markus Horison kepada Bola.com, Sabtu (01/8/2020).
Menurut Markus Horison, beberapa pemain bintang lain, yakni Cristian Gonzales, Danilo Fernando, Ronald Fagundez, dan Budi Sudarsono pun memilih hengkang dari Persik saat itu.
Bukan hanya pemain, sang juru taktik Arcan Iurie pun memilih pergi mengikuti jejak beberapa anak asuhnya dan posisinya di Persik Kediri digantikan Aji Santoso.
Sudah Mendapat Restu Manajemen Persik
Namun, Markus mengatakan jika kepergiannya dengan teman-temannya sudah mendapat restu dari manajemen.
Persoalan finasial jadi alasan utama goyangnya skuat Persik Kediri.
"Jadi, bukan pergi begitu saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelatih-aceh-united-fc-simon-pablo-serta-pelatih-fisik-markus-horison_20180116_093613.jpg)