Kamis, 4 Juni 2026

Luar Negeri

Masa Embargo PBB Habis, Amerika Serikat Bersumpah Cegah Iran Beli Senjata dari China dan Rusia

Washington akan mencegah iran membeli tank dari China dan sistem pertahanan udara dari Rusia.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP/IRANIAN DEFENCE MINISTRY
Dua foto memperlihatkan rudal balistik Ghassem Soleimani, sebelum dan sesudah diluncurkan di sebuah lokasi tak diketahui di Iran, Kamis (20/8/2020). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo bersumpah Washington akan mencegah iran membeli tank dari China dan sistem pertahanan udara dari Rusia.

Pernyataan tersebut dia lontarkan pada Selasa (15/9/2020) seiring habisnya masa embargo senjata dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) terhadap Teheran sebagaimana dilansir dari AFP.

Pada 2018, AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan dunia internasional.

Setelah itu, AS juga berusaha menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Iran.

Namun upaya AS tersebut ditentang oleh Uni Eropa dan anggota PBB.

Pompeo mengatakan kepada radio France Inter bahwa tindakan AS tersebut bertujuan untuk “menjaga keamanan dunia”.

 "Kami akan bertindak dengan cara - dan kami telah bertindak - yang akan mencegah Iran untuk dapat membeli tank China dan sistem pertahanan udara Rusia dan menjual kembali senjata kepada Hezbollah untuk merusak upaya Presiden (Perancis) Macron yang dengan cakap berusaha untuk memimpin di Lebanon," kata Pompeo.

Hezbollah, kelompok milisi yang didukung Iran, telah lama menjadi sasaran sanksi AS dan masuk daftar hitam sebagai organisasi "teroris".

Tetapi Hezbollah juga merupakan pemain politik yang kuat yang memiliki kursi di parlemen Lebanon, di mana Macron berupaya mendorong reformasi politik di sana.

Pompeo mengatakan tidak masuk akal jika negara-negara mengizinkan Iran memiliki lebih banyak uang, lebih banyak kekayaan, dan lebih banyak senjata, namun di sisi lain mencegah perbuatan Hezbollah di Lebanon.

VIRAL Foto Bupati Pasuruan Berseragam Banser Kawal Habib Sedang Ceramah, Begini Faktanya

Login Disini Untuk Lihat Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 8 dan Gelombang 9 Segera Dibuka

 AS sendiri menghadapi tentangan internasional yang makin meluas karena berupaya memberlakukan sanksi internasional terhadap Iran.

Negeri “Uncle Sam” juga ingin memperpanjang embargo senjata di Teheran yang sedianya berakhir pada 18 Oktober.

"Sementara Uni Eropa telah membuat keputusan berbeda tentang perjanjian (nuklir) itu, mereka berbagi keprihatinan kami tentang perpanjangan embargo senjata itu," sambung Pompeo.

AS, tegas Pompeo, akan terus mempertahankan tatanan internasional untuk mencegah Iran kembali ke aktivitas jahatnya di Lebanon, Irak, dan Suriah.

Iran pada Selasa (15/9/2020) pagi memperingatkan AS agar tidak membuat "kesalahan strategis".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved