Breaking News:

Pendemo Desak Polisi Usut Kasus 'Sunat' Beasiswa  

Belasan demonstran yang menamakan dirinya Aliansi Muda Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) mendesak Polda Aceh

FOR SERAMBINEWS.COM
Peserta demo dari Aliansi Muda Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) mendesak Polda Aceh mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan beasiswa yang diduga melibatkan oknum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (15/9/2020). 

BANDA ACEH - Belasan demonstran yang menamakan dirinya Aliansi Muda Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) mendesak Polda Aceh mengusut tuntas kasus 'sunat' dana bantuan pendidikan (beasiswa) yang diduga melibatkan oknum anggota DPRA.

Desakan tersebut disuarakan puluhan mahasiswa saat melancarkan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa (15/9/2020) siang.

Mahasiswa dari sejumlah universitas di Banda Aceh itu dalam orasinya meminta Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada MPhil, mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan dana bantuan pendidikan tersebut.

Di dalam aksi tersebut, para demonstran itu membawa spanduk bertuliskan 'Usut Tuntas Kasus Beasiswa di DPRA'. Selain itu, beberapa poster yang ikut dibawa serta ke lokasi demo, di antaranya bertuliskan 'Pemimpin Baru, Semangat Baru, Kapolda Baru #SavePoldaAceh'.

Kehadiran para pengunjuk rasa yang tergabung dalam AMPPA itu diterima oleh Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Drs Agus Sarjito. Dia mengaku akan menyampaikan aspirasi mahasiswa itu ke Kapolda Aceh.

Koordinator aksi, Hasbi Bancin mengharapkan kasus 'sunat' beasiswa tersebut harus diusut tuntas. Pasalnya, kasus tersebut sarat indikasi korupsi yang diduga melibatkan oknum-oknum di DPRA. "Kepada bapak Kapolda Aceh yang baru agar mengusut tuntas kasus dana beasiswa ini. Sekadar untuk diketahui bahwa kasus ini sudah pernah ditangani oleh Kapolda Aceh sebelumnya," ungkap Hasbi.

Wakil Koordinator Aksi, Aditya Teguh Purnama, mengungkapkan, besar harapan mereka kasus beasiswa itu dibuka selebar-lebarnya dalam proses pengungkapannya. "Kami menaruh harapan besar kepada Kapolda Aceh agar kasus ini diusut sampai ke akar-akarnya," terangnya.

Ia pun menerangkan beasiswa itu sangat membantu mereka sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan, baik di dalam maupun luar Aceh. Setelah menyampaikan uneg-uneg, mahasiswa itu pun akhirnya membubarkan diri sembari berharap kasus tersebut diusut tuntas.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved