Sabtu, 11 April 2026

PT PEMA

PT PEMA Teken MoU Bidang Pertanian dengan China, Bawa Aceh ke Dunia Internasional

Sebagai upaya memperkuat sektor pertanian agrikultur dan membuka peluang kerja sama internasional, Pemerintah Aceh melalui PT PEMA...

Editor: IKL
For Serambinews
TEKEN MOU - Dirut PT PEMA Mawardi Nur menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bidang agrikulturdengan China pada ajang ASEAN - China Cooperation and Development Conference on Food and Agriculture, The 4th “Beltand Road” International Agricultural Cooperation Expo yang digelar di Zhengzhou, China, Senin (13/10/2025) malam. 

SERAMBINEWS.COM, CHINA - Sebagai upaya memperkuat sektor pertanian agrikultur dan membuka peluang kerja sama internasional, Pemerintah Aceh melalui PT PEMA (Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bidang agrikultur dengan China.

Penandatangan itu dilaksanakan pada ajang ASEAN-China Cooperation and Development Conference on Food and Agriculture, The 4th “Belt and Road” International Agricultural Cooperation Expo yang digelar di Zhengzhou, China, Senin (13/10/2025) malam.

Acara ini dihadiri oleh seluruh negara ASEAN seperti Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos dan tentunya Indonesia, serta beberapa Kedutaan Besar yang hadir mewakili negara dari benua Afrika.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf didampingi Direktur Utama PT PEMA selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh, Mawardi Nur dan jajaran, dipercaya mewakili Indonesia pada ajang tersebut. Mewakili harapan rakyat Aceh dan Indonesia, Mualem menyampaikan pesan terbuka kepada investor asing bahwa Aceh adalah salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi besar serta ramah terhadap negara lain.

Menurutnya, konferensi tersebut bukan hanya tempat berdiskusi, tetapi sebuah langkah nyata untuk bertindak. Semua pihak bergerak dari dialog menuju kemitraan konkret. “Aceh kaya dengan sumber daya alamnya. Saya mengajak semua stakeholder untuk ikut terlibat membangun Aceh bersama-sama. Kemitraan ini menjadi langkah strategis menuju pasar ASEAN yang lebih luas bagi mitra dari Tiongkok serta negara lainnya yang saling menguntungkan,” kata Mualem.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas undangan dan kepercayaan yang istimewa ini. Begitupun turut mengapresiasi peran PT PEMA untuk terus berkontribusi aktif menjalani tugas sentral menghadiri investasi yang ada di Aceh.

Dirut PT PEMA, Mawardi Nur, mengatakan, perusahaan selaku BUMD Aceh dapat dikatakan masih terbilang muda untuk usia sebuah perusahaan. Akan tetapi, PEMA mampu menunjukkan komitmen kuat untuk terus membuktikan kerja nyata bagi kemajuan Aceh.

Baca juga: Dukung Berantas Tambang Ilegal, PT PEMA Ajak Bangun Hilirisasi Emas

Baca juga: Dikunjungi KIA, PT PEMA Tekankan Keterbukaan Informasi Jadi Pilar Penting Perusahaan

Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa usia bukanlah halangan untuk berkontribusi besar bagi daerah. Menurutnya, di usia PT PEMA sebagai BUMD yang tergolong masih muda dan baru, tentu tidak mudah meyakinkan banyak pihak dalam kerja sama. Namun kerja keras, kebersamaan, dan tekad kuat seluruh tim akhirnya membuahkan hasil.

“Ini bukan semata pencapaian PT PEMA, melainkan keberhasilan dari doa dan dukungan seluruh pihak dan masyarakat Aceh,” katanya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan sektor pertanian Aceh dapat berkembang lebih maju, berdaya saing, dan mampu menarik investasi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di akhir pernyataannya, Mawardi Nur juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh agar PEMA dapat terus berkembang dalam memberikan inovasi dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak, agar langkah ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Dek Fadh. Kami juga terus berupaya bekerja secara profesional dalam memastikan semuanya berjalan dengan yang kita inginkan,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved