Breaking News:

Update Corona di Bireuen

Penyebaran Covid-19 di Bireuen Sudah di 12 Kecamatan, Ini Kawasan Bebas Virus Corona

“Empat kecamatan masih aman dari Covid-19 yaitu Pandrah, Peulimbang, Makmur, dan Peusangan Siblah Krueng,” ujarnya.

hand over dokumen pribadi
Plt Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani. 

“Empat kecamatan masih aman dari Covid-19 yaitu Pandrah, Peulimbang,
Makmur, dan Peusangan Siblah Krueng,” ujarnya.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Berdasarkan data warga yang dinyatakan
positif Covid-19 yaitu mencapai 64 orang, penyebaran di Bireuen semakin
meluas.

Yaitu sudah mencakup 12 kecamatan dari 17 kecamatan atau pada wilayah
kerja 13 Puskesmas dari 20 Puskesmas di Bireuen.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Irwan A Gani kepada Serambinews.com, Rabu
(16/09/2020) mengatakan, dari 13 kecamatan, kecamatan Samalanga adalah
paling tinggi mencapai 18 orang, kemudian disusul Kota Juang 17 orang.

Berikutnya, Peusangan enam orang dari wilayah kerja Puskesmas Peusangan empat orang, dan wilayah kerja Puskesmas Cot Ijue, Peusangan dua orang, Simpang Mamplam lima orang, Kuala, Kutablang, Jeunieb masing-masing tiga orang.

Terakhir, dari Juli wilayah kerja Puskesmas Juli II satu orang,
Peudada, Peusangan Selatan, dan Gandapura masing-masing satu orang.

“Empat kecamatan masih aman dari Covid-19 yaitu Pandrah, Peulimbang,
Makmur, dan Peusangan Siblah Krueng,” ujarnya.

Dari jumlah 64 orang tersebut, 42 orang dinyatakan sembuh dan 16
lainnya dalam perawatan, serta enam orang meninggal dunia.

Ratu Kecantikan Waria Gagal Operasi Kelamin dari Pria Ke Wanita, Alat Vital Transgender Ini Hancur

Data lainnya kata Kadiskes Bireuen, masih ada traveler berjumlah 32 orang
lain dalam proses pemantauan berada di 10 kecamatan.

Sementara 39 orang lainnya orang yang pernah berinteraksi dengan warga yang positif Covid-19, dicatatkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sedangkan orang sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tinggal satu
orang lagi dalam proses pemantauan tim medis.

“Ada sejumlah orang lainnya sedang menjalani perawatan di ruang Pinere RSUD Bireuen, karena gejala sakit mengarah ke Covid-19 dan juga hasil rapid tes
reaktif,” ujarnya.

Dikeluarkannya keputusan Bupati Bireuen tentang pemakaian masker dan
dikenakan sanksi bagi yang tidak memakai, diharapkan menjadi langkah
terbaik untuk mengingatkan masyarakat dalam mengikuti protokol
kesehatan.

“Mudah-mudahan masyarakat lebih patuh dalam menjalankan protokol kesehatan,” ujar Kadiskes Bireuen. (*)

Hama Wereng Serang Padi di Bireuen, Ini Langkah Antisipasi yang Dilakukan

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved