Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Dinyatakan Bersalah, Ini Vonis Hukuman untuk Keduanya

Pasangan yang menyebut dirinya sebagai raja dan ratu ini dianggap menyebarkan berita bohong yang membuat keonaran.

Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso dan Sang Ratu, Fanni Aminadia 

SERAMBINEWS.COM -- Masih ingat dengan Keraton Agung Sejagat yang sempat membuat publik gempar pada awal 2020 lalu?

Setelah raja dan ratu Keraton Agung Sejagad ditangkap, kini keduanya harus menerima hukuman.

Diketahui, Keraton Agung Sejagad ini berdiri di Purworejo, Jawa Tengah.

Berdirinya keraton ini dipimpin oleh pasangan raja dan ratu.

Yakni Raja keraton yang bernama Totok Santoso Hadiningrat (43).

Dan juga ratunya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.

Setelah diusut, Ratu Keraton Agung Sejagat ini ternyata memiliki nama asli Fani Aminadia (42).

Mereka memiliki "istana" yang berada di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.

Mereka mengklaim memiliki 450 pengikut.

Wilayah kekuasaannya tidak sebatas di Purworejo, tapi Indonesia bahkan seluruh dunia.

Pada beberapa kesempatan mereka menggelar ritual-ritual tertentu.

()Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu. (IST/Twitter via ReqNews) (IST/Twitter via ReqNews)

Setelah menjalani sederet persidangan, Totok Santoso dan Fani Aminadia dinyatakan bersalah.

Pasangan yang menyebut dirinya sebagai raja dan ratu ini dianggap menyebarkan berita bohong yang membuat keonaran.

Putusan ini dibacakan Ketua Mahelis Hakim PN Purworejo Sutarno, dalam sidang perkara pada Selasa (15/9/2020) secara daring.

Sebelumnya, agenda sidang ini sempat ditunda hingga 2 kali.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved