Breaking News:

Berita Pidie

Setelah Seekor Gajah Mati, Diperkirakan 33 Ekor Gajah Rusak Tanaman Padi di Mila

Setelah seekor gajah jantan mati, kini amukan satwa liar itu semakin parah di kawasan Gle Cut, Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie

FOR SERAMBINEWS.COM
Setelah seekor gajah jantan mati, kini amukan satwa liar itu semakin parah di kawasan Gle Cut, Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila. Kawanan gajah liar itu diperkirakan berjumlah 33 ekor merusak tanaman padi milik petani di kawasan Gle Cut, Rabu (16/9/2020) 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Setelah seekor gajah jantan mati, kini amukan satwa liar itu semakin parah di kawasan Gle Cut, Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie.

Kawanan gajah liar itu diperkirakan berjumlah 33 ekor merusak tanaman padi milik petani di kawasan Gle Cut.

Empat petugas Corservation Respon Unit (CRU) Mila susah payah menghalau binatang bertubuh besar itu.

"Kita kasihan kepada petani karena tanaman padi diganggu kawanan gajah liar," kata Camat Mila, Nurhanisah SIP MM, kepada Serambinews.com, Rabu (16/9/2020).

11 Pasien Covid-19 di Aceh Meninggal, Rekor Harian Tertinggi Sejak Korban Pertama

Ia menyebutkan, kawanan gajah yang mengamuk itu susah dihalau empat petugas CRU Mila.

Sehingga hewan bertubuh besar itu masih bertahan di kawasan hutan Mila.

Dikatakan, petugas CRU dalam menghalau kawanan gajah liar dibantu warga yang secara sukarela.

Tapi, sejak warga dilaporkan ke polisi setelah gajah mati, kini warga tidak bersedia lagi menghalau gajah yang mengganggu kebun dan areal persawahan.

Sebab, warga khawatir akan berurusan dengan hukum.

Ketua KNPI Aceh Positif Covid-19, Wahyu Minta Orang yang Pernah Kontak dengannya Periksa Diri

" Masyarakat tidak salah sehingga menyebabkan gajah mati.

Sebab, perangkap yang digunakan warga bukan untuk gajah, tapi untuk perangkap babi supaya tidak mengganggu tanaman di dalam kebun," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved