Harun Keuchik Leumiek Meninggal Dunia
Banda Aceh Kehilangan Tokoh Besar H Harun Keuchik Leumik
Inalilahi wainalilahi rajiun, Pemerintah Kota Banda Aceh, menyampaikan belangsungkawa atas berpulangnya ke rahmatullah, H Harun Keuchik Leumik.
BANDA ACEH - Inalilahi wainalilahi rajiun, Pemerintah Kota Banda Aceh, menyampaikan belangsungkawa atas berpulangnya ke rahmatullah, H Harun Keuchik Leumik, Rabu, 16 September 2020.
Ucapan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang menyambangi langsung rumah keluarga almarhum H Harun Keuchik Leumik, di Gampong Lamseupung, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, sesaat setelah mendapat kabar almarhum berpulang ke rahmatullah.
Baginya, H Harun Keuchik Leumiek, selain pengusaha, wartawan, penulis, budayawan, serta tokoh masyarakat Aceh, almarhum juga figur orang tua, guru, dan menjadi panutan. Karena di samping sebagai orang kaya yang paling dermawan. Almarhum juga banyak memberika kontribusi dan arah pemikirannya bagi Aceh, khususnya Banda Aceh. Sehingga semasa hidup dedikasi dan pengabdian almarhum banyak berguna bagi orang banyak.
Lalu lanjut Aminullah, rasa kecintaan almarhum yang begitu besar terhadap budaya, sehingga selalu muncul keinginan untuk terus melestarikannya, dengan menaruh harapan besar budaya Aceh selalu terawat dan tidak tergerus dengan perkembangan zaman. “Kami atas nama pribadi serta sebagai Wali Kota Banda Aceh, menyampaikan rasa kehilangan dan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah almarhum H Harun Keuchik Leumik,” ungkap Aminullah Usman.
Berpulangnya H Harun Keuchik Leumik, bukan hanya Aceh saja yang kehilangan, tapi Indonesia. Nama serta sejarah singkat almarhum tercatat jelas di wikipedia sebagai sosok yang juga senang mengumpulkan benda-benda antik dan bersejarah, terutama benda-benda peninggalan Aceh di masa lampau, sejak tahun 1980.
“Langkah, rezeki, pertemuan maut, kata Aminullah sudah menjadi ketetapan dari Allah SWT. Tak ada yang seorang pun yang mampu mencegah apalagi untuk menghindarinya. Ia pun berharap keluarga yang ditinggalkan tabah, tawaqal atas cobaan ini,” katanya.
Lalu yang luar biasa, ungkap Aminullah, almarhum sempat membangun sebuah masjid yang indah dan teduh yang berada di Lamseupung. “Insya Allah, amal itu akan terus mengalir kepada almarhum, aamiin ya rabbal alamin,” ungkap Aminullah.
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mempertahankan apa yang sudah dilakukan almarhum H Harun Keuchik Leumik dalam pengabdiannya merawat kebudayaan Aceh.
Almarhum Haji Harun Keuchik Leumik meninggal dalam usia 77 tahun di kediamannya Gampong Lamseupeung, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Rabu 16 September 2020).(hba/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/amin23_2020.jpg)