Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Lazismu Pusat Bantu Lima Pelaku UMKM di Lhokseumawe Rp 2,8 Juta Per Orang 

Ketua Lazismu Lhokeumawe, Farhan Zuhri Baihaqi, mengatakan bantuan ini untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak pandemi Corona.

FOR SERAMBINEWS.COM  
Uswatun Hasanah yang memproduksi batik ecoprint (motif daun asli), salah satu pegiat UMKM di Lhokseumawe yang menerima dana stimulus Rp 2,8 juta dari Lazism Pusat didampingi Ketua Lazismu Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi, Kamis (17/9/2020) 

Ketua Lazismu Lhokeumawe, Farhan Zuhri Baihaqi, mengatakan bantuan ini untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak pandemi Corona.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat membantu lima pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lhokseumawe Rp 2,8 juta per orang. 

Kelima pelaku UMKM yang dibantu karena ikut terdampak pandemi Covid-19 ini adalah Elitawati. Ia memproduksi Bapia Kacang Merah.

Kemudian Muhammad yang memproduksi Dendeng Ikan, Yanti Mala memproduksi Bileh dan Udang Crispy, Ahmad Syauqi memproduksi timphan, serta Uswatun Hasanah memproduksi batik ecoprint (motif daun asli). 

Ketua Lazismu Lhokeumawe, Farhan Zuhri Baihaqi, mengatakan bantuan ini untuk membantu pelaku UMKM yang terdampak pandemi Corona.

 “Alhamdulillah, kita sebagai lembaga filantropi (kemanusiaan) terus mencari paltform yang tepat untuk membantu dan menguatkan kelima pelaku UMKM yang telah kita data sebelumnya itu,” kata Farhan.

Ini 4 TKP di Langsa yang Sudah Berhasil Dibobol Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta Lebih

Tersangka Penyebar Foto Pacar tanpa Busana di Facebook Diserahkan ke Jaksa

Produsen Mobil AS General Motors Jajaki Jasa Transportasi Taksi Udara

Farhan mengatakan dalam dua pekan ke depan, kelima pelaku UMKM ini akan mendapatkan stimulus dari Program Lazismu Pusat masing-masing Rp 2,8 juta per orang.

“Untuk bantuan stimulus ini langsung dikirim ke rekening masing-masing pelaku UMKM,” pungkasnya.

Farhan mengatakan bantuan yang berlaku secara nasional ini akan diserahkan serentak se-Indonesia, termasuk untuk lima pelaku UMKM di Lhokseumawe tersebut.

Elitawati kepada Serambinews.com, Kamis (17/9/2020) mengatakan selama pendemi Corona, dirinya tetap memproduksi produk usaha kue bakpia, meski omzet turun dibanding biasanya.

“Intinya usaha ini tetap berjalan, meski di tengah pendemi virus corona,” kata Elitawati.

Sebagai UMKM berbasis keluarga, Sambung Eli panggilan akrabnya, ia lebih mudah bekerja karena karyawan yang terlibat bagian dari keluarga. (*)

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved