Kamis, 23 April 2026

Usai Perjanjian Normalisasi UAE dan Bahrain, Palestina dan Israel Saling Serang

dua roket meluncur dari Gaza ke Israel, sebagai bentuk aksi protes normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel

Editor: Amirullah
KATA KHATIB / AFP
Asap dan api terlihat setelah serangan udara Israel di kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 16 September 2020. Israel mengebom situs-situs di Jalur Gaza Rabu pagi, kata sumber keamanan Palestina, setelah tembakan roket dari wilayah yang dikuasai Hamas ke Israel malam sebelumnya. Serangan balasan terjadi pagi hari setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani kesepakatan penting di Washington untuk menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu. 

Demonstran Palestina Emad Essa dari Gaza mengeluhkan dampak pendudukan Israel di negaranya.

"Anda akan melihat ratusan pemuda Gaza yang kehilangan kaki dan lumpuh seumur hidup hanya karena memprotes blokade Israel," katanya.

"Dan di Tepi Barat dan Yerusalem, buldoser Israel terus menghancurkan rumah-rumah Palestina dan secara etnis membersihkan warga Palestina dari desa dan kota mereka setiap hari," lanjut Essa kepada Al Jazeera.

()(Kiri-kanan) Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif al-Zayani, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump, dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UAE) Abdullah bin Zayed Al-Nahyan dalam penandatangan Kesepakatan Abraham. Dalam kesepakatan di Gedung Putih yang bertanggal 15 September 2020 itu, Bahrain dan UAE mengakui kedaulatan Israel, September 15, 2020. (SAUL LOEB / AFP)

"Itu hanyalah puncak gunung es dari kejahatan Israel terhadap Palestina, dan UEA dan Bahrain entah bagaimana memilih untuk memberi penghargaan kepada Israel atas kejahatan ini dengan membuat perjanjian dengannya. Kesepakatan itu adalah noda memalukan di dahi para pemimpin yang menjual Palestina. menyebabkan harga yang sangat murah."

Para pengunjuk rasa menginjak-injak foto Netanyahu, Presiden AS Donald Trump, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan sebelum dibakar.

Sementara Presiden PA Mahmoud Abbas juga menampik normalisasi hubungan itu.

Baginya, perdamaian di Timur Tengah hanya bisa dicapai dengan penarikan pasukan Israel dari Palestina.

"Perdamaian, keamanan, dan stabilitas tidak akan dicapai di kawasan itu sampai pendudukan Israel berakhir," katanya dalam sebuah pernyataan.

()Presiden Palestina, Mahmud Abbas mengangkat peta perdamaian Israel-Palestina versi Trump yang diakuinya tidak akan bertahan lama. Abbas mendesak DK PBB untuk membatalkan rencana Trump. (SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)

Ceraikan Istri yang Baru Dinikahinya 8 Tahun, Pria Ini Nikahi Ibu Mertuanya, Mengaku Bahagia

Polwan Tewas Ditabrak Wakil Bupati Yalimo, Polisi: Pelaku Diduga Mabuk

Tata Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 9, Ikuti Langkah Ini agar Lolos Seleksi

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 9 Dibuka Siang Ini, Gelombang 10 jadi yang Terakhir

artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Baru Disepakati, Perjanjian Normalisasi Sudah Picu Aksi Saling Serang Antara Palestina dan Israel

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved