Update Corona di Aceh Utara

Seorang Pejabat Aceh Utara Meninggal Setelah Reaktif Covid-19

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Seorang pejabat Aceh Utara, Munawar dilaporkan meninggal dunia setelah reaktif Corona Virus Disease 2019...

Penulis: Jafaruddin | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Utara mempersiapkan pemakaman terhadap seorang pejabat di Aceh Utara yang meninggal dunia setelah reaktif Covid-19. 

 

 Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKONInna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Seorang pejabat Aceh Utara, Munawar dilaporkan meninggal dunia setelah reaktif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jumat (18/9/2020). Kemudian jenazah dibawa pulang ke Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. 

Sepekan yang lalu juga seorang wanita asal Kecamatan Matangkuli juga meninggal di RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh setelah positif Covid-19, kemudian jenazahnya dibawa pulang ke Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara untuk dikebumikan secara protokol kesehatan. 

Munawar adalah staf ahli Bidang Keistimewaan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia di Kantor Bupati Aceh Utara. Sebelumnya, juga pernah menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara. 

 “Sebelumnya, MN dirawat di Rumah Sakit Sakinah Lhokseumawe dengan keluhan sesak nafas. Saat dirawat, hasil rapid test menunjukan reaktif sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara pada Kamis (17/9/2020),” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes kepada Serambinews.com, Sabtu (19/9/2020). 

Disebutkan, Munawar mengalami penyakit kencing manis (diabetes millitus), hipertensi dan juga pneumonia. Hasil rapid test yang dilakukan pasien juga reaktif. Sesampai di RSU Cut Meutia juga sudah diambil sampel cairan hidung untuk uji swab. Namun, pihaknya belum menerima hasil. 

 “Sampel untuk uji swab sudah kita kirim Litbangkes, sehingga membutuhkan waktu tiga sampai empat hari. Sedangkan sebelumnya hasil swab bisa diketahui dalam satu hari, tapi karena stok alat tersebut tempat kita sudah habis,” ujar Jalaluddin. 

Setelah dilakukan protokol kesehatan terhadap pasien kemudian diserahkan kepada tim Gugus Penanganan dan Percepatan Covid-19  Aceh Utara untuk dikebumikan. “Karena reaktif, prosesnya tetap harus mengikuti protokol kesehatan terhadap jenazah,” ujar Humas RSU Cut Meutia. 

Selain Munawar, dua hari sebelumnya juga seorang PNS yang bertugas sebagai perawat di Puskesmas Cot Girek Aceh Utara meninggal di RS Putri Bidadari Langkat, Medan.(*)

Kejamnya Pasangan Kekasih DAF-LAS, Rinaldi Dibunuh saat Bersetubuh Lalu Dimutilasi, Hartanya Dikuras

Cara Pangdam Sosialisasi Penanganan Covid-19, Shalat Jumat di Masjid Raya dan Imbauan untuk Jamaah

Waktunya Terbaik Sholat Dhuha, Ini Niat & Tata Cara Mengerjakannya, Anjuran Rasulullah

 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved