Selasa, 21 April 2026

Pemkab Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah  

Pemkab Bener Meriah menggelar konsultasi publik pengadaan tanah daerah genangan untuk pembangunan Bendungan

Editor: hasyim
For Serambinews.com
Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi 

REDELONG - Pemkab Bener Meriah menggelar konsultasi publik pengadaan tanah daerah genangan untuk pembangunan Bendungan Keureuto bersama sejumlah tokoh masyarakat dan adat dari Kecamatan Mesidah dan Syiah Utama.

Konsultasi publik pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Keureuto itu berlangsung di Gedung Olah Raga dan Seni (GORS) setempat, Sabtu (19/9/2020).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekda Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi dan turut dihadiri pihak Balai Wilayah Sungai Wilayah I Kamal Bahri, Kepala Perwakilan BPN Bener Meriah Mustafa, Pasi Intel Kajari Bener Meriah Puji Rahmadian SH, Wakapolres Bener Meriah Kompol Maryono, Kasdim 0119/ BM Mayor Inf M Indra S, Ketua Komisi A Abubakar, Asisten I Pemerintahan dan Kesmas Drs Mukhlis, dan Kabag Humas dan Protokol Hasyimi, serta para Camat, Reje, Mukim, serta masyarakat.

Sekda Bener Meriah Haili Yoga dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini untuk mendapatkan masukan dari warga terkait rencana pembangunan Bendungan Keureuto di wilayah Mesidah dan Syiah Utama. “Kita semua memahami bahwa tujuan pembangunan itu adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Sekda.

Dikatakan, pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan sering kali menimbulkan masalah dan polemik dalam pelaksanaannya. Hambatan-hambatan tersebut terjadi karena konflik kepentingan antara hak kepemilikan tanah dari pemilik lahan dan aspek hukum dalam proses pembebasan tanah tersebut yang seringkali ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu yang berkepentingan.

Dikatakan Sekda, pemerintah berusaha menjembatani konflik kepentingan dengan tujuan untuk mencapai pembangunan infrastruktur yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. “Kita mendapatkan berkah, karena tidak semua mendapatkan kesempatan seperti ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Bendungan Keureuto untuk meminimalisir banjir di Kota Lhoksukon, Aceh Utara, penyediaan air untuk irigasi seluas 9.420 hektare, pembangunan PLTA dengan kapasitas 6,34 megawatt, penyediaan sarana air bersih dengan kapasitas 5 liter/detik dan sekaligus untuk destinasi wisata air.

“Pembangunan bendungan ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak, oleh karena itu sangat penting untuk kita lakukan. Secara umum Bendungan Keureuto dimaksudkan untuk mengendalikan kurang lebih 916 km persegi daerah tangkapan air dengan trase sungai yang panjang dan lebar,” ungkapnya.(hbm)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved