Luar Negeri
Jordania Tutup Gedung Isolasi Korban Virus Corona, Gantinya Karantina di Rumah Masing-masing
Pemerintah Jordania menghentikan penggunaan gedung isolasi korban virus Corona baru, Covid-19.
SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Pemerintah Jordania menghentikan penggunaan gedung isolasi korban virus Corona baru, Covid-19.
Sebagai gantinya, meminta orang yang terpapar virus Corona untuk melakukan karantina sendiri di rumah masing-masing sampai menerima hasil tes, lapor kantor berita negara, Petra , Selasa (22/9/2020).
Mengutip pernyataan Menteri Negara Urusan Media, Amjad Adaileh.
Adaileh mengatakan langkah baru itu diambil setelah pertemuan yang diadakan pada Senin (21/9/2020) oleh Gugus Tugas Covid-19.
Menteri juga mengatakan keputusan untuk menempatkan anak-anak di bawah 18 tahun di bawah karantina rumah telah diputuskan.
Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan setelah pemeriksaan menyeluruh dari semua aspek terkait.
Dia menambahkan penjaga anak-anak yang terinfeksi harus membuat perjanjian tertulis untuk mengkarantina anak-anak mereka di rumah dan kontakan mereka.
Mereka wajib tinggal di rumah sampai hasilnya keluar, tambahnya.
Pihak berwenang mengatakan bagi pelanggar akan dikenakan sanksi.
Berupa hukuman tiga tahun penjara atau denda 4.231 dolar AS atau sekitar Rp 62,6 juta.(*)
• Jordania Larang Pesta Pernikahan dan Pertemuan Sosial, Pelanggar Akan Diberi Hukuman Berat
• Gudang Senjata Jordania Meledak, Diduga Akibat Korsleting Listrik
• Jordania Kutuk Israel, Tentara Yahudi Pasang Pengeras Suara di Menara Masjid Al-Aqsa