Berita Banda Aceh
FEBI UIN Ar-Raniry Banda Aceh Yudisium 230 Sarjana Baru, Ini Rincian Per Prodi dan Pesan Dekan
Yudisium semester genap tahun akademik 2019/2020 ini berlangsung di kampus tersebut, Rabu (23/9/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan
Penulis: Misbahuddin | Editor: Mursal Ismail
Yudisium semester genap tahun akademik 2019/2020 ini berlangsung di kampus tersebut, Rabu (23/9/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Laporan Misbahuddin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh meluluskan 230 sarjana.
Yudisium semester genap tahun akademik 2019/2020 ini berlangsung di kampus tersebut, Rabu (23/9/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Dekan FEBI UIN Ar-Raniry, Dr Zaki Fuad, MAg, mengatakan yudisium semester genap tahun akademik 2019/2020 ini merupakan yudisium ke-12 FEBI sejak diresmikan pada 18 Juli 2014.
“Hingga saat ini FEBI UIN Ar-Raniry memiliki tiga disipin Ilmu atau program studi, yakni Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Ilmu Ekonomi.
Para lulusan FEBI dibekali berbagai ilmu yang dibalut akhlakul karimah, sehingga para sarjana akan berpikir dengan jernih, be happy, full of motivation, dan memberi semangat kepada sesama,” kata Zaki.
• Toke Seum Copot dr Fardhyani dari Direktur RSUD Langsa, Tunjuk Plh dr Helmiza Fahry
• VIDEO VIRAL Foto KTP Gadis Cantik, Ternyata Pemotretan Dilakukan Setelah Bangun Tidur
• VIDEO Kepala Desa Kesurupan, Kejar Penari hingga Mengeluarkan Suara Eraman
Dekan mengharapkan, para sarjana lulusan FEBI UIN Ar-Raniry harus dapat mengikuti perkembangan zaman.
Dengan demikian diharapkan mampu menghadapinya dengan penuh semangat.
"Kami mengajak alumni FEBI UIN Ar-Raniry untuk menyusun planning kehidupan yang realistik penuh perhitungan untung-ruginya.
Kemudian juga dengan skala prioritas yang sanggup dilaksanakan sesuai tahapan rencana yang akan dituju pada sebuah pencapaian tertinggi yang diinginkan.
Sebab perubahan itu adalah sebuah keniscayaan yang harus diterima dalam kenyataan," pesan Zaki Fuad.
Zaki Fuad berpesan kepada lulusan FEBI, setidaknya ada tiga hal penting yang harus dipraktikkan dalam kehidupan keseharian nantinya.
Pertama membangun interaksi networking yang terkait dengan soft skill.
Kedua berinteraksi dengan mesin, sebab di era globalisasi ini mesin menjadi alat utama proses pencapaian kesuksesan.
Ketiga, cerdas memilih data dan informasi yang benar alias bukan hoax.
Sementara itu, Wakil Dekan II, Dr Muhammad Zulhilmi, MA, dalam laporannya sebagai panitia merincikan mereka yang diyudisium itu.
Mereka adalah lulusan Prodi Ekonomi Syariah 102 orang, Perbankan Syariah 105 orang, dan Prodi Ilmu Ekonomi 23 orang.
Lebih lanjut, ia merincikan 108 di antaranya meraih predikat istimewa (49,96 persen), predikat baik sekali 116 orang dan predikat baik hanya enam orang.
Sementara itu, dari jumlah 230 lulusan yang diyudisium ini, 147 di antaranya adalah perempuan dan 83 lelaki.
Kepada peserta yudisium yang meraih nilai tertinggi dari masing-masing prodi diberikan cendramata oleh dekan.
Zulhilmi menambahkan, prosesi yudisium FEBI kali ini dilakukan versi, yakni daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan (covid-19) secara ketat.
Peserta diwajibkan memakai face shield, masker, sarung tangan, dan menjaga jarak. (*)