Kamis, 23 April 2026

Berita Nagan Raya

PKK Panen Perdana Tanaman Ketahanan Pangan di Nagan Raya

Adapun yang dipanen perdana adalah kangkung dua bedeng, sawi sekitar 70 polybag, dan sejumlah tanaman lainnya.

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Foto: Humas Pemkab Nagan Raya
Ketua PKK bersama istri Forkopimda memanen perdana lahan perkarangan di Kuala Pesisir, Nagan Raya, Kamis (24/9/2020) siang. 

Adapun yang dipanen perdana adalah kangkung dua bedeng, sawi sekitar 70 polybag, dan sejumlah tanaman lainnya.

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nagan Raya panen perdana program ketahanan pangan masa pandemi Covid-19, Kamis (24/9/2020) siang.

Program Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) merupakan hasil binaan Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan (DKPP) Nagan Raya, di Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir.

Panen perdana dilakukan Ketua PKK Hj Marwati Ibnu Ali, Ketua Persit KCK, Ketua Bhayangkari, Ketua Dharmayukti Karini, dan pengurus PKK.

Tanaman yang ditanami di lahan perkarangan berupa jenis sawi, bayam, kangkung, cabai kecil dan besar, tomat, terong, seledri, jahe, kunyit, dan timun.

Adapun yang dipanen perdana adalah kangkung dua bedeng, sawi sekitar 70 polybag, dan sejumlah tanaman lainnya.

Ketua PKK Nagan Raya, Hj Marwati Ibnu Ali berharap, adanya kelompok wanita tani (KWT) dapat meningkatkan inovasi bagi kaum perempuan.

Jubir: Pasien Covid-19 di Aceh Umumnya tidak Menunjukkan Gejala

"Termasuk berkontribusi memperbaiki kesejahteraan keluarga dalam rangka penurunan angka stunting," katanya.

Dengan tanaman tersebut, sebagai bentuk ketahanan pangan di tengah pandemi.

"Kita manfaatkan lahan perkarangan untuk bercocok tanam," harapnya.

Sementara itu, Kadis Kelautan Perikanan dan Pangan Nagan Raya, Muhammad Nasir dalam kesempatan itu berharap, dengan adanya kegiatan P2L anggota KWT dapat memberdayakan pekarangan agar lebih produktif.

"Sebagai sumber bahan pangan lokal dapat memenuhi gizi keluarga, mencegah stunting, menekan pengeluaran, serta sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga di masa pandemi ini,” ujarnya.

Nasir menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan dapat tumbuh dan berkembang serta bertahan sebagai model pemberdayaan pekarangan bagi setiap rumah tangga di Nagan Raya.

Pada tahun 2020, kata Nasir, Nagan Raya melalui Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan bahwa kegiatan P2L telah membina sebanyak 13 kelompok wanita tani dengan jumlah per kelompok sebanyak 30 anggota. (*)

Hj Mariani Harahap Sosialisasikan Prokes TK/PAUD di Masa Pandemi Covid-19 di Subulussalam

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved